Informasi mengenai tiga model handheld gaming PC terbaru dari Lenovo Legion GO baru saja bocor. Lenovo diperkirakan akan memperkenalkan jajaran perangkat barunya ini pada CES 2025 mendatang. Berdasarkan bocoran yang beredar, perangkat ini akan memiliki spesifikasi hardware yang sangat menarik.
Pertama kali diluncurkan pada September 2023, Lenovo Legion GO hadir sebagai pesaing dari Valve Steam Deck dan Asus ROG Ally. Jika kedua perangkat tersebut mengusung desain yang lebih konvensional, Legion GO menawarkan keunikan berupa kontroler yang dapat dilepas seperti Nintendo Switch dan layar besar QHD+ 8,8 inci dengan refresh rate 144Hz.
Chipset AMD Z1 Extreme yang dibenamkan di perangkat ini membuat performanya setara dengan Asus ROG Ally. Kini, Lenovo tampaknya bersiap menghadirkan model terbaru Legion GO dengan chipset AMD Z2 Extreme, menandai pembaruan signifikan dari perangkat sebelumnya.
Lenovo Legion GO S: Handheld Gaming Terjangkau
Salah satu model terbaru yang cukup menarik perhatian adalah Lenovo Legion GO S, yang sebelumnya sempat bocor informasinya di awal bulan ini. Berdasarkan laporan terbaru dari VideoCardz, Legion GO S akan dilengkapi dengan chipset AMD Ryzen Z2 Go yang mengusung CPU 8-core Zen 3 dan GPU Radeon 800M RDNA 2. Pengguna dapat memilih antara 16GB atau 32GB RAM LPDDR5X, dengan opsi penyimpanan 512GB atau 1TB SSD NVMe Gen 4.
Perangkat ini juga dilengkapi layar 8 inci LED 1920×1200, dengan refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan hingga 500 nits, dan akurasi warna 100% sRGB. Kapasitas baterai mencapai 55,5WHr, memberikan daya tahan yang cukup lama untuk penggunaan gaming. Harga perangkat ini diperkirakan sekitar €600 (sekitar Rp9,8 juta).
Dari sisi desain, Legion GO S memiliki bentuk yang lebih sederhana dibanding pendahulunya. Kontroler yang dapat dilepas kini digantikan dengan desain yang lebih tradisional. Warna “Glacier White” yang diperkenalkan memberikan tampilan modern dan elegan.
Legion GO S Steam Edition dan Legion GO 2
Selain Legion GO S, Lenovo juga dikabarkan akan memperkenalkan dua varian lain, yaitu Legion GO S Steam Edition dan Legion GO 2.
Legion GO 2 diposisikan sebagai penerus dari model Legion GO sebelumnya. Perangkat ini akan mengusung chipset AMD Z2 Extreme, memberikan performa gaming terbaik. Selain itu, layar OLED 8,8 inci 2560×1600 menjadi daya tarik utama untuk pengalaman visual yang lebih tajam dan jernih.
Sementara itu, Legion GO S Steam Edition membawa keunikan tersendiri. Sesuai namanya, perangkat ini kemungkinan besar akan menjadi yang pertama di luar Steam Deck yang mendukung SteamOS, menggantikan sistem operasi Windows 11. Kolaborasi ini menunjukkan kemajuan dalam pengembangan SteamOS oleh Valve dan Lenovo.
Lenovo tampaknya siap membuat gebrakan di CES 2025 dengan jajaran Legion GO terbaru. Model seperti Legion GO S menawarkan pilihan lebih terjangkau dengan performa yang tetap mumpuni, sementara Legion GO 2 membawa inovasi di sektor high-end.
Kehadiran varian Steam Edition juga menjadi langkah menarik, membuka peluang lebih besar untuk perangkat gaming dengan dukungan penuh dari SteamOS. Dengan spesifikasi yang menjanjikan, Lenovo berpeluang memperkuat posisinya di pasar gaming portabel.