VIDA, penyedia solusi digital identity dan fraud prevention, resmi memperluas jangkauan layanannya ke pasar global dengan menghadirkan solusi identitas digitalnya di Amazon Web Services (AWS) Marketplace. Langkah ini memudahkan organisasi yang telah menggunakan AWS untuk mengakses layanan VIDA secara lebih praktis dan terintegrasi.
Melalui AWS Marketplace, pelanggan dapat langsung menggunakan berbagai solusi VIDA, mulai dari verifikasi identitas, autentikasi, hingga tanda tangan digital. Seluruh layanan tersebut bisa diaktifkan dengan lebih cepat, sekaligus memanfaatkan alokasi belanja AWS yang sudah dimiliki sebelumnya dengan sistem penagihan terpusat dalam satu platform.
Ketersediaan ini juga menyederhanakan proses pengadaan dan pengelolaan infrastruktur identitas digital. Dengan integrasi langsung ke ekosistem AWS, organisasi dapat mengurangi beban administrasi sekaligus mempercepat implementasi layanan autentikasi dan keamanan digital.
Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, mengatakan, “Pencapaian ini mencerminkan komitmen VIDA untuk membawa kapabilitas spesialis kami ke panggung global, selaras dengan standar keamanan internasional, sekaligus memperkuat fokus kami dalam membangun ekosistem identitas digital yang tepercaya bagi bisnis berskala besar.”
Di tengah meningkatnya adopsi layanan digital di berbagai sektor, kebutuhan akan sistem verifikasi identitas yang aman, andal, dan dapat diskalakan terus bertumbuh. Solusi VIDA dirancang untuk memastikan kepastian identitas pengguna sekaligus mendeteksi potensi penipuan sejak tahap awal dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Seluruh kapabilitas tersebut dikembangkan agar tetap memenuhi standar regulasi dan kepatuhan, tanpa mengorbankan pengalaman pengguna, kecepatan implementasi, proses transformasi digital, maupun efisiensi operasional bisnis.
Sejalan dengan tren tersebut, riset MarketsandMarkets memproyeksikan pasar verifikasi identitas global akan meningkat hampir dua kali lipat pada 2028. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya risiko penipuan digital, regulasi yang semakin ketat, serta akselerasi transformasi digital di berbagai industri.
Saat ini, platform VIDA memverifikasi sekitar 2,5 juta identitas setiap hari dengan memanfaatkan teknologi biometrik yang terhubung ke basis data identitas nasional. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi akun palsu dan identitas sintetis, jenis ancaman yang semakin sulit ditangani dengan metode verifikasi konvensional.
Terkait kolaborasi dengan AWS, Niki Luhur menambahkan, “Kehadiran VIDA di AWS Marketplace memungkinkan perusahaan di seluruh dunia mengadopsi layanan identitas digital terverifikasi dengan lebih cepat sekaligus memanfaatkan fleksibilitas dan keandalan infrastruktur AWS.”
Ke depan, langkah ini menegaskan misi jangka panjang VIDA untuk memudahkan masyarakat membuktikan identitasnya di dunia digital melalui infrastruktur yang aman, andal, dan berorientasi pada pengguna. VIDA juga memandang kolaborasi ini sebagai fondasi strategis untuk memperkuat integrasi teknis dengan layanan AWS, mendorong inovasi berkelanjutan, serta memperluas adopsi solusi identitas digital terverifikasi di Asia Tenggara dan sekitarnya.