Fujitsu kembali membuat gebrakan di dunia teknologi dengan meluncurkan laptop terbarunya, FMV Zero WU5/J3. Salah satu keunggulan utama dari perangkat ini adalah bobotnya yang sangat ringan, hanya 634 gram, menjadikannya laptop paling ringan di dunia. Dibandingkan dengan pendahulunya, Fujitsu Lifebook WC1/H3 yang berbobot 689 gram, FMV Zero WU5/J3 menawarkan peningkatan signifikan dalam hal portabilitas.
Spesifikasi Fujitsu FMV Zero WU5/J3
Desain Ringan dengan Material Canggih
Fujitsu berhasil menciptakan laptop dengan bobot ringan ini melalui penggunaan material carbon fiber pada bodi laptop. Material ini dikenal lebih ringan dibandingkan bahan seperti aluminium atau polikarbonat yang sering digunakan oleh produsen laptop lain. Selain itu, Fujitsu juga melakukan optimasi pada berbagai komponen utama untuk mengurangi beratnya, seperti panel LCD, baterai, serta sistem pendingin yang kini lebih efisien dan ringan.
Menariknya, laptop ini memiliki berat yang hampir sama dengan iPad Pro 13 inci (2024) yang hanya berbobot 579 gram, dan jauh lebih ringan dari Macbook Air M3 yang memiliki bobot 1,24 kg. Hal ini membuat FMV Zero WU5/J3 menjadi pilihan tepat bagi pengguna yang menginginkan perangkat komputasi super ringan tanpa mengorbankan performa.
Performa Tinggi dengan Prosesor Intel Terbaru
Meski sangat ringan, Fujitsu FMV Zero WU5/J3 tidak mengorbankan performa. Laptop ini ditenagai oleh prosesor Intel terbaru dari seri “Meteor Lake”, yaitu Intel Core Ultra 100 Series. Pengguna dapat memilih dua varian, yaitu Intel Core Ultra 5 125U dengan 12 cores dan 14 threads yang memiliki kecepatan hingga 4,3 GHz, serta Intel Core Ultra 7 155U yang juga hadir dengan 12 cores dan 14 threads, tetapi dengan kecepatan yang lebih tinggi, hingga 4,8 GHz.
Laptop ini juga didukung oleh RAM yang bisa di-upgrade hingga 64 GB, serta media penyimpanan berupa SSD dengan kapasitas mencapai 2 TB. Dengan kombinasi prosesor kuat dan penyimpanan besar ini, FMV Zero WU5/J3 mampu menangani berbagai pekerjaan berat seperti pengeditan video, multitasking, hingga menjalankan aplikasi berbasis AI dengan lancar.
Fitur AI dan Daya Tahan Baterai

Tak hanya mengandalkan performa hardware, Fujitsu juga melengkapi FMV Zero WU5/J3 dengan fitur AI yang semakin meningkatkan pengalaman penggunaan. Laptop ini dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) untuk memaksimalkan kinerja AI dalam berbagai aplikasi, mulai dari pengoptimalan foto, hingga pengelolaan daya yang lebih efisien.
Namun, Fujitsu tidak menyebutkan secara spesifik kapasitas baterai laptop ini. Meski begitu, mereka mengklaim bahwa laptop ini mampu bertahan hingga 6 jam untuk pemutaran video, dan memiliki daya tahan standby hingga 15 jam. Dengan durasi tersebut, laptop ini bisa mendukung aktivitas pengguna dalam jangka waktu yang cukup lama, terutama dalam penggunaan ringan seperti menonton video atau mengerjakan tugas sehari-hari.
Sertifikasi Ketahanan Militer
Walaupun ringan, Fujitsu memastikan bahwa laptop ini tidak mudah rusak atau rapuh. FMV Zero WU5/J3 telah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H, sebuah standar ketahanan militer yang menguji perangkat untuk bertahan dalam kondisi ekstrem seperti suhu tinggi, benturan, getaran, hingga kelembapan. Ini memberikan jaminan bahwa laptop ini cukup tangguh untuk digunakan dalam berbagai situasi, baik untuk pekerjaan kantor, perjalanan, maupun aktivitas outdoor.
Harga dan Ketersediaan
Fujitsu FMV Zero WU5/J3 telah dipasarkan di Jepang dengan harga sekitar 197.900 yen, atau setara dengan Rp20,4 juta. Dengan harga tersebut, pengguna bisa mendapatkan perangkat yang tidak hanya ringan dan mudah dibawa, tetapi juga memiliki performa yang cukup untuk berbagai keperluan komputasi sehari-hari.
Meskipun laptop ini sudah resmi dirilis di Jepang, hingga kini belum ada kabar apakah Fujitsu akan membawa FMV Zero WU5/J3 ke pasar Indonesia. Namun, dengan bobot super ringan dan performa tinggi, tidak menutup kemungkinan perangkat ini akan menarik minat konsumen di Tanah Air yang membutuhkan laptop portabel untuk mendukung aktivitas harian.
FMV Zero WU5/J3 menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari laptop dengan bobot ringan namun tetap memiliki performa mumpuni. Material carbon fiber, prosesor Intel terbaru, dan fitur kecerdasan buatan menjadikan perangkat ini unggul dalam segi portabilitas tanpa mengorbankan kemampuan.