Di CES 2026, Lenovo tidak hanya bicara soal AI personal untuk konsumen, tapi juga menunjukkan keseriusannya mendorong AI enterprise yang siap dipakai di dunia nyata. Fokusnya jelas: bagaimana AI bisa langsung bekerja di lingkungan bisnis, bukan sekadar demo atau eksperimen.
AI Inferensi Lebih Dekat ke Sumber Data
Dalam mendorong AI enteprise, Lenovo memperkenalkan lini server ThinkSystem dan ThinkEdge terbaru yang dioptimalkan untuk inferensi AI, alias menjalankan model AI secara langsung dalam operasional harian.
Pendekatan ini penting karena banyak perusahaan butuh AI yang bisa merespons cepat, aman, dan tidak selalu bergantung pada cloud publik.
Beberapa solusi utamanya antara lain:
ThinkSystem SR675i
Server performa tinggi yang dirancang untuk menjalankan large language model (LLM) dan beban kerja AI berat. Cocok untuk sektor seperti manufaktur, layanan kesehatan, dan keuangan yang membutuhkan pemrosesan data skala besar dengan kontrol penuh.
ThinkSystem SR650i
Pilihan fleksibel untuk perusahaan yang ingin meningkatkan kemampuan AI tanpa harus mengganti infrastruktur pusat data yang sudah ada. Server ini mendukung komputasi GPU padat dan mudah diintegrasikan.
ThinkEdge SE455i
Server ringkas untuk kebutuhan edge seperti ritel, telekomunikasi, dan industri lapangan. Dirancang agar tetap stabil di lingkungan ekstrem, server ini memungkinkan pemrosesan AI langsung di lokasi data berada dengan respons cepat dan andal.
Hybrid AI Advantage dan Layanan Agentic AI
Untuk mempercepat implementasi, Lenovo memperluas Hybrid AI Advantage dengan menghadirkan Lenovo Agentic AI Services. Layanan ini membantu perusahaan membangun agen AI yang mampu menjalankan tugas secara mandiri, konsisten, dan terukur.
Pendekatan agentic AI ini digunakan untuk:
- otomatisasi proses manufaktur
- optimalisasi logistik dan rantai pasok
- pemantauan robotika dan sistem industri
- penyederhanaan proses operasional bisnis
Didukung Lenovo Hybrid AI Factory dan Lenovo AI Library, perusahaan bisa langsung mengadopsi use case yang sudah teruji. Lenovo menargetkan implementasi agen AI enterprise bisa berjalan dalam waktu sekitar 90 hari.
Baca Juga: Jelang CES 2026, Lenovo Dikabarkan Siapkan Deretan Laptop Snapdragon Terbaru
Lenovo xIQ: Satu Platform untuk Kelola AI
Lenovo juga memperkenalkan Lenovo xIQ, platform terpadu untuk mengelola AI di seluruh perangkat, aplikasi, dan lingkungan cloud.
Dengan menyatukan layanan agentic AI, Hybrid AI Factory, dan AI Library, Lenovo xIQ membantu perusahaan menghindari pengelolaan AI yang terpisah-pisah dan mempercepat proses deployment.
AI Cloud Gigafactory Bersama NVIDIA
Kolaborasi Lenovo dan NVIDIA diperkuat lewat Lenovo AI Cloud Gigafactory, solusi untuk perusahaan dan penyedia layanan cloud yang ingin menjalankan AI dalam skala besar.
Solusi ini menggabungkan:
- infrastruktur hybrid Lenovo
- platform komputasi terakselerasi NVIDIA, termasuk NVIDIA Vera Rubin NVL72
- layanan end-to-end dari Lenovo Hybrid AI Factory
- Hasilnya, perusahaan bisa lebih cepat berpindah dari tahap uji coba ke produksi AI, sekaligus memangkas waktu respons model AI berskala besar.
Melalui kombinasi server inferensi, layanan agentic AI, cloud AI, Lenovo menegaskan bahwa AI enterprise kini masuk fase siap produksi.
Pendekatan Hybrid AI ini menjadi fondasi Lenovo dalam menghadirkan AI yang relevan, aman, dan benar-benar berguna bagi bisnis.