Menjelang CES 2026 yang tinggal hitungan hari, berbagai rumor dan bocoran soal produk teknologi terbaru mulai bermunculan. Salah satu sorotan utama tahun ini diperkirakan datang dari Lenovo, yang disebut akan fokus besar pada Copilot+ PC dan laptop berbasis Windows on ARM pada CES 2026.
Menurut laporan terbaru dari Windows Latest, Lenovo kemungkinan akan memperkenalkan empat laptop baru berbasis Snapdragon, mulai dari ultrabook premium, laptop 2-in-1 yang fleksibel, hingga perangkat tipis dan ringan untuk pasar mainstream. Kesamaan dari seluruh lini ini adalah penggunaan chip Snapdragon X2 generasi terbaru dari Qualcomm, layar OLED, desain bodi yang lebih ringan, serta peningkatan daya tahan baterai dan performa berbasis AI.
Lenovo Yoga Slim 7x Jadi Andalan di CES 2026
Model yang disebut-sebut akan menjadi bintang utama adalah Lenovo Yoga Slim 7x, yang diperkirakan menjadi flagship Lenovo untuk laptop ARM. Perangkat ini kabarnya akan mengusung layar OLED 14 inci beresolusi 2.8K dengan refresh rate 120Hz, menghadirkan tampilan yang tajam sekaligus mulus.
Dari sisi desain, Yoga Slim 7x diklaim sangat ramping dengan ketebalan hanya 13,9 mm dan bobot sekitar 1,17 kg, menjadikannya salah satu laptop ultra-portable di kelasnya.
Untuk performa, laptop ini diprediksi akan ditenagai Snapdragon X2 Elite varian X2E88100 dengan 18 core, dipadukan RAM LPDDR5X hingga 32 GB dan penyimpanan SSD PCIe Gen 4 hingga 2 TB. Lenovo juga disebut menyematkan baterai 70Wh, yang menegaskan fokus pada daya tahan baterai panjang tanpa harus sering mencari colokan listrik.
Soal harga, Yoga Slim 7x kabarnya akan dibanderol mulai USD 949,99 atau sekitar Rp 85 jutaan, dengan ketersediaan pada kuartal kedua 2026.
IdeaPad 5x 2-in-1 dan Slim 5x, Opsi Lebih Fleksibel
Selain model flagship, Lenovo juga dikabarkan menyiapkan IdeaPad 5x 2-in-1 bagi pengguna yang menginginkan laptop serbaguna. Laptop konvertibel 14 inci ini disebut akan membawa layar OLED WUXGA dengan cakupan warna DCI-P3 penuh, cocok untuk produktivitas sekaligus hiburan.
IdeaPad 5x 2-in-1 diperkirakan menggunakan Snapdragon X2 Plus, dipadukan RAM hingga 32 GB LPDDR5X dan penyimpanan SSD hingga 1 TB. Menariknya, Lenovo disebut akan menyediakan slot SSD kedua yang bisa di-upgrade, fitur yang jarang ditemui di laptop 2-in-1 tipis.
Laptop ini juga dilengkapi baterai 60Wh dan pilihan port yang cukup lengkap, termasuk USB-C, USB-A, HDMI 2.1, serta slot microSD. Dengan bobot sekitar 1,42 kg, perangkat ini diharapkan tetap nyaman dibawa bepergian. Harga awalnya diperkirakan mulai USD 799 atau sekitar Rp 72 jutaan, dan kabarnya akan hadir bersamaan dengan versi berbasis AMD.
Lenovo IdeaPad Slim 5x
Untuk melengkapi lini produknya, Lenovo juga dikabarkan akan menghadirkan IdeaPad Slim 5x dalam dua ukuran, yakni 13 inci dan 15 inci. Varian 13 inci disebut akan menggunakan layar LCD WUXGA, sementara versi 15 inci kemungkinan dibekali layar OLED 2.5K yang lebih tajam.
Keduanya diperkirakan ditenagai Snapdragon X2 Plus, dengan opsi RAM hingga 32 GB dan SSD hingga 1 TB. Untuk harga, model 15 inci disebut akan mulai dari USD 899 atau sekitar Rp 81 jutaan, dengan jadwal rilis di Q2 2026. Detail untuk versi 13 inci masih belum banyak terungkap.
Jika bocoran ini terbukti benar, maka CES 2026 bisa menjadi panggung Lenovo untuk memperkenalkan lini laptop ARM terlengkapnya sejauh ini, sekaligus memperkuat posisinya di era Windows on ARM dan Copilot+ PC.