Baru-baru ini, Apple telah merilis spesifikasi lengkap untuk produk terbarunya, Apple Vision Pro, yang dijadwalkan akan diluncurkan pada tanggal 2 Februari mendatang. Gadget ini menawarkan pengalaman komputasi spasial baru yang unik, dengan spesifikasi hardware yang menarik perhatian para penggemar teknologi.
Prosesor utama dari Apple Vision Pro adalah M2 SoC yang memiliki CPU 8-core, terdiri dari empat inti kinerja dan empat inti efisiensi, serta GPU 10-core dan Neural Engine 16-core.
Uniknya, terdapat co-processor R1 yang dirancang khusus untuk menangani input audio dan video, meningkatkan bandwidth memori perangkat hingga 256GB/s. Hal ini merupakan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan MacBook Air dan iPad Pro yang hanya memiliki bandwidth 300GB/s pada M3 Max MacBook Pro.

Kapasitas penyimpanan dapat disesuaikan oleh pengguna, dengan pilihan 256GB, 512GB, dan 1TB, sementara RAM tetap 16GB. Apple Vision Pro mendukung tiga tingkat refresh rate yaitu 90Hz, 96Hz, dan 100Hz.
Selain itu, headset mixed-reality ini dapat menjalankan video 24fps dan 30fps dari berbagai sumber secara simultan. Dukungan AirPlay memungkinkan pengguna mengirimkan tampilan beresolusi 1080p kepada perangkat yang kompatibel dengan AirPlay.
Kamera pada Apple Vision Pro memiliki kemampuan untuk mengambil foto spasial atau merekam video spasial dengan aperture f/2.00 pada 18mm dan resolusi 6.5 megapiksel dalam tampilan stereo. Meskipun beberapa perangkat terbaru Apple mendukung Wi-Fi 6E, Vision Pro tetap menggunakan Wi-Fi 6.
Penting untuk dicatat bahwa Vision Pro mendukung sejumlah aplikasi yang dirancang untuk memaksimalkan pengalaman pandang “spasial” yang diberikannya, termasuk berbagai aplikasi permainan dan hiburan.
Namun, perlu diingat bahwa beberapa layanan streaming populer seperti YouTube, Netflix, dan Spotify telah mengkonfirmasi bahwa aplikasi mereka tidak akan mendukung Vision Pro. Pengguna diharuskan untuk masuk melalui browser Safari pada Vision Pro untuk menggunakan layanan tersebut.
Pre-order untuk perangkat Apple Vision Pro telah dibuka dan akan mulai dikirim dalam dua minggu. Harganya dibanderol mulai dari $3,499 (atau setara dengan Rp 49 jutaan). Meskipun beberapa layanan streaming tidak mendukungnya, gadget ini menjanjikan pengalaman yang unik dan mendalam dalam dunia komputasi spasial.