Tren handheld gaming tampaknya kedatangan angin baru. Alih-alih merilis konsol portable mahal dengan spesifikasi dewa untuk menyaingi Steam Deck atau Lenovo Legion Go, Acer justru mengambil langkah unik. Acer baru saja mengumumkan lini terbaru mereka bernama Acer Nitro Blaze Link.
Berbeda dengan seri Nitro Blaze sebelumnya yang menggunakan Windows, perangkat teranyar ini dirancang khusus hanya untuk melakukan streaming game dari PC atau laptop tangguh Anda. Konsepnya mirip seperti PlayStation Portal, namun ditujukan untuk ekosistem PC.
Berikut adalah ulasan lengkap mengenai spesifikasi, fitur, dan apa saja yang ditawarkan oleh Acer Nitro Blaze Link.
Spesifikasi “Low-End” yang Masuk Akal
Bagi Anda yang terbiasa melihat spesifikasi handheld zaman sekarang dengan RAM belasan gigabyte, spesifikasi Nitro Blaze Link mungkin akan membuat dahi berkerut.
Perangkat ini hanya dibekali dengan RAM 1GB dan penyimpanan eMMC sebesar 8GB. Selain itu, tidak ditemukan adanya slot microSD untuk memori tambahan. Daya tahannya ditopang oleh baterai single-cell 18Wh dengan kecepatan pengisian daya 15W.
Spesifikasi yang setara dengan handheld Android murah di bawah Rp2 jutaan ini sengaja dipilih karena beban pemrosesan game berat sepenuhnya dilakukan oleh PC atau laptop utama Anda. Nitro Blaze Link hanya bertugas menerima dan menampilkan stream video game tersebut.
Layar Tajam 1200p dan Desain Ergonomis
Meskipun jeroannya minimalis, Acer tidak main-main untuk urusan visual. Berikut adalah detail layar dan desain dari Nitro Blaze Link:
- Layar: Sentuh (Touchscreen) 7 inci dengan resolusi 1920 × 1200 piksel (aspek rasio 16:10). Resolusi ini bahkan lebih tinggi dibandingkan pesaingnya, Logitech G Cloud. Layar ini diperkirakan berjalan pada refresh rate standar 60Hz.
- Bobot: Hanya 464 gram (sekitar 1 pon). Sangat ringan dan nyaman digenggam berkat grip ergonomis di bagian belakang untuk sesi gaming yang lama.
- Layout Tombol: Dilengkapi dengan stik analog (thumbstick) asimetris, D-pad, tombol ABXY, tombol Home, Back, Mute, dan Start. Di bagian atas terdapat tombol power, volume, serta stacked shoulder buttons (L1/R1) dan triggers (L2/R2).
- Audio & Port: Memiliki dual speaker depan 2W yang menghadap langsung ke pengguna, satu port USB-C di bagian atas, dan audio jack di bagian bawah.
Berbasis Linux dan Ekosistem Eksklusif Acer?
Satu hal yang menarik dari Acer Nitro Blaze Link adalah sistem operasinya. Perangkat ini menjalankan Debian Linux (bukan Windows) dan langsung dilengkapi dengan software open-source populer untuk streaming game, yaitu Sunshine dan Moonlight.
Untuk memastikan streaming game berjalan lancar tanpa lag (low-latency), Acer menyematkan teknologi Wi-Fi 6.
Namun, ada satu catatan penting bagi calon pembeli. Pihak Acer menyatakan bahwa perangkat ini dioptimalkan khusus untuk bekerja di dalam ekosistem mereka sendiri, seperti laptop gaming Acer Predator dan Acer Nitro. Saat ditanya apakah perangkat ini bisa terhubung ke PC rakitan atau laptop merek lain, perwakilan Acer berkomentar:
“Kami saat ini tidak memberikan klaim bahwa perangkat ini akan berfungsi pada sistem di luar ekosistem Acer. Meskipun demikian, sistem operasi Linux pada dasarnya memiliki kompatibilitas perangkat keras yang sangat luas.”
Baca Juga: Gahar Maksimal! Acer Boyong Nitro 16 dan Lini Gaming Terbaru di Computex 2026
Tanggal Rilis dan Perkiraan Harga
Acer Nitro Blaze Link dijadwalkan meluncur di pasar Amerika Utara pada kuartal keempat (Q4) tahun 2026.
Hingga saat ini, Acer belum membocorkan harga resmi perangkat ini. Namun, langkah Acer merilis handheld streaming murah ini dinilai sangat tepat waktu. Pasalnya, pasar handheld PC konvensional saat ini sedang mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi akibat kelangkaan cip dan memori global. Sebagai gambaran, harga Steam Deck OLED 1TB bahkan sempat melonjak naik hingga $300 (sekitar Rp4,7 jutaan) saat stoknya kembali tersedia baru-baru ini.
Apakah handheld streaming khusus PC dari Acer ini layak dinanti? Kita tunggu saja kehadirannya di akhir tahun nanti!