Lenovo resmi meluncurkan Hybrid AI Advantage bekerja sama dengan NVIDIA untuk membantu perusahaan dalam mengadopsi AI secara lebih mudah dan efisien. Solusi ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas dalam berbagai aspek operasional bisnis.
Salah satu fitur utama yang ditawarkan adalah Lenovo AI Library, kumpulan teknologi AI yang telah diuji dan terbukti mampu meningkatkan efisiensi perusahaan. Sistem ini dapat digunakan di berbagai perangkat, mulai dari komputer pribadi, workstation, hingga pusat data.
Teknologi AI ini memberikan dampak signifikan di beberapa sektor utama. Pembuatan konten dapat dilakukan delapan kali lebih cepat, memungkinkan personalisasi yang lebih baik dalam interaksi dengan pelanggan. Di sektor layanan pelanggan, chatbot berbasis AI dapat meningkatkan efisiensi hingga 50%, mempercepat waktu respons, dan mengurangi waktu penanganan keluhan. Sementara itu, fitur knowledge assistant membantu berbagi informasi dan mengotomatiskan alur kerja, terutama di bidang hukum, dengan peningkatan produktivitas hingga 80% dan akurasi hingga 45% dalam peninjauan dokumen hukum.

CEO Lenovo, Yuanqing Yang, mengatakan bahwa perusahaannya berkomitmen untuk menghadirkan AI yang lebih cerdas dan terjangkau bagi semua orang. “Lenovo menggabungkan model AI, data, dan komputasi yang berjalan di berbagai perangkat, edge, dan cloud untuk menghadirkan solusi AI yang meningkatkan produktivitas.
Kolaborasi dengan NVIDIA memungkinkan perusahaan untuk menerapkan AI dengan lebih mudah di berbagai sistem, baik publik maupun privat, serta menghadirkan manfaat dalam hal efektivitas, biaya, efisiensi, keamanan, aksesibilitas, dan kustomisasi,” ujarnya.
Menurut riset terbaru dari IDC, yang dilakukan atas permintaan Lenovo, meskipun banyak perusahaan telah berinvestasi dalam AI, mereka masih menghadapi tantangan dalam mendapatkan keuntungan nyata (ROI) dari teknologi ini. Hybrid AI dari Lenovo hadir untuk mengatasi tantangan ini dengan membantu karyawan dalam pemecahan masalah kompleks dan perencanaan yang lebih efektif, yang penting untuk meningkatkan produktivitas dan kecepatan kerja.
Pendiri dan CEO NVIDIA, Jensen Huang, menambahkan bahwa AI semakin mengubah cara kerja manusia. “AI yang dapat berpikir dan beradaptasi akan mengubah dunia kerja. NVIDIA dan Lenovo menyediakan infrastruktur yang memungkinkan AI berkembang dalam skala besar, membawa teknologi AI dari laboratorium penelitian ke dunia bisnis nyata,” jelasnya.
Peluncuran Hybrid AI Advantage ini juga disertai dengan demonstrasi Lenovo AI Knowledge Assistant, yaitu asisten digital berbasis AI yang dapat berinteraksi langsung dengan peserta acara melalui percakapan real-time. Teknologi ini menunjukkan bagaimana AI dapat membantu perusahaan meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi kerja karyawan.
Platform AI Lenovo yang terintegrasi dengan NVIDIA AI Enterprise menghadirkan berbagai perangkat lunak penting, model AI yang telah dilatih sebelumnya, serta fitur otomatisasi untuk mempermudah implementasi AI. Lenovo juga menghadirkan dashboard GenAIOps yang mempermudah pengelolaan sistem AI serta mendeteksi bias dalam model AI.
Lenovo juga memperkenalkan Hybrid AI Factory, platform AI yang fleksibel dan aman untuk pengembangan serta penerapan solusi AI. Berkat Validated Designs dari Lenovo dan NVIDIA, perusahaan kini bisa lebih mudah melatih, menguji, dan menerapkan AI di cloud maupun di edge.
Menurut Dr. Juan Pablo Reyes Gonzalez, Kepala AISHA, kerja sama antara Lenovo dan NVIDIA ini memberikan dampak besar dalam perkembangan AI. “Tanpa dukungan dari Lenovo dan NVIDIA, model AI ini tidak akan bisa berjalan. Kedua perusahaan ini adalah yang terbaik dalam bidang AI,” katanya.
Dengan inovasi ini, Lenovo berupaya mempermudah adopsi dan pengembangan AI bagi berbagai sektor industri. Melalui solusi yang lebih fleksibel dan mudah diterapkan, Lenovo berharap dapat membantu lebih banyak perusahaan dalam mengoptimalkan potensi AI untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis.