Menjelajahi dunia maya bisa sangat menyenangkan, tetapi keamanan selalu menjadi prioritas utama.
Namun seiring dengan itu, ada bahaya yang mengintai entah itu bisa merugikan secara finansial, penipuan online, virus, spam dan bahaya lainnya. Untuk mengurangi risiko ini, ikuti panduan sederhana yang dikutip dari laman HowToGeek ini agar pengalaman online Anda tetap aman dan nyaman.
1. Gunakan Browser yang Aman
Memilih browser yang aman dan terpercaya adalah langkah pertama untuk tetap aman secara online. Browser-brower terkenal seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, atau Microsoft Edge dilengkapi dengan fitur keamanan bawaan yang dirancang untuk melindungi dari ancaman berbahaya. Browser-browser itu juga secara rutin melakukan pembaruan keamanan untuk memperbaiki kerentanan yang diketahui.
Jika Anda saat ini menggunakan browser yang kurang dapat diandalkan, langkah pertama untuk memperkuat keamanan online Anda adalah beralih ke browser yang lebih andal.
2. Hindari Mengklik Iklan Pencarian
Hindari mengklik iklan pencarian ketika mengunjungi situs resmi bank, jejaring sosial, dan platform sensitif lainnya. Penipu sering menghindari proses penyaringan iklan Google untuk menjalankan iklan ini, membuat pengguna berpikir iklan tersebut berasal dari merek itu sendiri.

Tautan yang tertanam dalam iklan ini mengarahkan pengguna ke situs web berbahaya yang tampak identik dengan situs resmi dan mencuri informasi pribadi mereka.
Untuk tetap aman, lewati iklan yang muncul dalam pencarian dan kunjungi situs web resmi yang terdaftar setelahnya dalam hasil pencarian. Intinya Jangan mengklik iklan!
3. Waspada Terhadap Pop-Up yang berbunyi ‘Izinkan Pemberitahuan’
Saat mengunjungi situs web, Anda mungkin melihat pop-up yang meminta izin untuk mengirim pemberitahuan.

Memberikan izin ini kepada situs web yang mencurigakan memungkinkan penipu mengirimkan pemberitahuan browser yang mengganggu dan berpotensi berbahaya. Pemberitahuan ini dikendalikan oleh penipu yang mengoperasikan situs web berbahaya ini.
Bahkan sebuah klik tidak sengaja pada pemberitahuan ini merupakan risiko dan bisa menyebabkan perangkat Anda ‘terinfeksi”. Oleh karena itu, saat menghadapi pop-up seperti ini di sebuah situs web, tolak tawaran ini. Jika Anda sebelumnya memberikan izin kepada situs web tersebut, pastikan untuk mencabut aksesnya dari pengaturan browser Anda.
4. Hindari Menyimpan Data Sensitif
Jangan menyimpan data detail yang sangat penting seperti nomor kartu kredit dan kata sandi penting di browser Anda. Hindari juga menyimpan data sensitif seperti nomor asuransi sosial, PIN, dan alamat pribadi. Menyimpan informasi seperti ini di browser Anda mungkin nyaman dan memudahkan anda saat melakukan login berikutnya di situs yang sama, tetapi hal ini bisa menimbulkan risiko keamanan jika seseorang mendapatkan akses atau browser Anda diretas.
Menggunakan manajer kata sandi atau ekstensi manajemen data lainnya bisa membantu, tetapi tidak sepenuhnya aman. Jadi, pertimbangkan untuk menyimpan data yang paling sensitif secara offline, misalnya dalam buku catatan fisik, untuk mencegah orang yang tidak bertanggung jawab mengaksesnya.
5. Periksa Tautan Sebelum Mendownload
Selalu gunakan sumber resmi saat mendownload file. Dengan cara ini, Anda dapat melindungi perangkat Anda dari malware yang terkait dengan situs-situs pihak ketiga.

Dalam kasus di mana sumber-sumber tidak resmi tidak dapat dihindari, periksa tautan dengan menggunakan alat seperti VirusTotal sebagai langkah untuk penjagaan tambahan. Alat ini memeriksa tautan untuk virus yang mungkin membantu Anda menentukan apakah aman untuk didownload.
Untuk memeriksa tautan dengan VirusTotal, salin tautan unduhan, kunjungi situs web resmi alat ini, pilih tab URL, dan tempelkan tautan di kotak pencarian. Tekan Enter dan alat ini akan memeriksa tautan untuk Anda.
Jika tidak ada tanda bahaya ditemukan, kemungkinan besar aman untuk melanjutkan dengan unduhan. Namun, jika file ditandai sebagai konten yang berbahaya, pertimbangkan untuk menggunakan sumber yang berbeda dan lebih aman.
Tidak ada perangkat lunak antivirus yang sempurna. Mungkin (meskipun tidak mungkin) VirusTotal akan melewatkan malware, terutama jika itu baru atau tidak biasa dengan cara tertentu. Jika Anda menginstal program dan menemukan perilakunya mencurigakan, hapus program tersebut, bahkan jika VirusTotal mengatakan itu aman.
6. Perluas Tautan Sebelum Mengunjunginya
Untuk sejumlah kasus, beberapa tautan berbahaya seringkali menggunakan layanan perpendek tautan. Tautan-tautan yang sudah di perpendek seperti itu kurang transparan, dan seringkali menyembunyikan informasi tentang konten file, sumber asal dan tujuannya. Oleh karena itu, sebelum mengklik, gunakan alat perluas tautan, seperti ExpandURL, untuk membuka seluruh URL yang dicurigai.

Setelah Anda memiliki URL lengkap, Anda dapat menganalisis sumber yang dituju sebelum mengkliknya. Hindari mengklik tautan yang mengarah ke sumber yang mencurigakan atau jika tautan yang diperluas terlihat seperti tautan phishing.
7. Hindari Situs Web yang Membanjiri Anda dengan Iklan
Berhati-hatilah terhadap situs web yang menghadang layar Anda dengan terlalu banyak iklan. Situs-situs ini sering menyematkan tautan berbahaya dalam gambar, teks ataupun konten lainnya yang membuatnya berpotensi berisiko bagi pengguna yang mungkin secara tidak sengaja mengkliknya. Saat diklik, iklan ini dapat mengakibatkan konsekuensi serius seperti peretasan browser, peretasan perangkat, dan paparan terhadap malware.
Untuk alasan ini, Anda sebaiknya segera menutup situs web yang bersifat spam untuk melindungi diri dari bahaya. Hindari juga mengunjungi situs-situs web semacam itu di masa mendatang.
8. Gunakan Mode Penjelajahan Pribadi atau Private Browsing
Mode penjelajahan pribadi merupakan salah satu cara untuk mencegah browser menyimpan riwayat penjelajahan, cookie dan data situs lainnya. Ini berarti informasi sensitif, seperti kredensial login dan detail keuangan, tidak akan disimpan setelah sesi penjelajahan Anda berakhir. Ini bertindak sebagai lapisan perlindungan tambahan yang memastikan data pribadi Anda tetap rahasia dan aman.
Anda sebaiknya menggunakan jendela InPrivate di Edge dan mode Incognito di Chrome saat mengakses akun bank, penyimpanan cloud atau situs web sensitif atau kritis lainnya, terutama jika Anda tidak memiliki perangkat tersebut.
9. Perbarui Browser Anda Secara Rutin
Penjahat cyber sering menargetkan browser yang tidak diperbaharui dengan kerentanan yang diketahui. Seharusnya, browser yang baik akan secara rutin merilis pembaruan yang melindungi dari kerentanan keamanan yang diketahui, mencegah eksploitasi berbahaya, dan meningkatkan keamanan penjelajahan. Namun, Anda hanya dapat mendapatkan manfaat dari pembaruan ini jika Anda menginstalnya tepat waktu. Jadi, pastikan untuk memperbarui browser Anda secara rutin.

Untuk melihat apakah Chrome memiliki pembaruan yang tersedia, klik pada tiga titik vertikal di sudut kanan atas dan navigasikan ke Bantuan > Tentang Google Chrome.
Untuk melihat apakah Edge memiliki pembaruan yang tersedia, klik pada tiga titik horizontal di sudut kanan atas dan navigasikan ke Bantuan dan Umpan Balik > Tentang Microsoft Edge.
Di sini, Anda akan melihat pesan yang menyatakan bahwa browser sudah terbaru, browser akan secara otomatis menginstal pembaruan yang tersedia, atau Anda perlu menginstalnya secara manual (terutama jika Anda memiliki koneksi terbatas).