Xiaomi kembali memperbarui lini pemutar media mereka dengan meluncurkan TV Box S generasi ketiga. Desainnya memang tidak jauh berbeda dari versi sebelumnya, namun ada beberapa peningkatan penting yang dibawa oleh perangkat ini.
Perangkat terbaru ini kini memakai chipset Amlogic S905X5M, yang menurut Xiaomi menawarkan performa CPU 25% lebih cepat dan GPU 130% lebih baik dibandingkan model generasi kedua. Ini berarti pengalaman menonton maupun navigasi akan terasa lebih lancar, terutama saat membuka aplikasi atau streaming konten berat.
Salah satu peningkatan paling mencolok adalah dari sisi penyimpanan internal. Dari sebelumnya hanya 8 GB, kini menjadi 32 GB, memberikan ruang lebih luas untuk menginstal aplikasi atau menyimpan data. Namun sayangnya, kapasitas RAM tetap di angka 2 GB, sama seperti generasi sebelumnya, yang membuat beberapa pengguna kecewa karena dianggap kurang untuk performa maksimal.
Xiaomi TV Box S berjalan menggunakan sistem operasi Google TV, dan dilengkapi dengan remote Bluetooth yang mendukung kontrol suara, membuat navigasi jadi lebih praktis. Untuk urusan tampilan, TV Box S (3rd Gen) mendukung resolusi 4K hingga 60 fps, serta kompatibel dengan berbagai format populer seperti Dolby Vision, HDR10+, Dolby Atmos, dan DTS:X.
Dari sisi konektivitas, kini tersedia Wi-Fi 6 untuk jaringan yang lebih cepat dan stabil. Namun, Xiaomi masih belum menyertakan port Ethernet, yang membuat perangkat ini hanya bisa terhubung ke internet secara nirkabel. Port yang tersedia pun terbatas—hanya satu HDMI 2.1 dan satu USB 2.0.
Secara fisik, TV Box S generasi terbaru ini berukuran 97 x 97 x 17 mm dan beratnya hanya 91,2 gram, cukup ringkas dan ringan untuk ditempatkan di mana saja. Harga resminya belum diumumkan, namun kemungkinan besar masih berada di kisaran $70 atau sekitar Rp1 jutaan, mirip dengan generasi sebelumnya.