Jakarta, 13 Agustus 2025 – Bertepatan dengan perayaan 30 tahun berdirinya, vivo merilis 2024 Sustainability Report yang menegaskan komitmennya terhadap inovasi teknologi, tanggung jawab lingkungan, dan dampak sosial yang positif.
Laporan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), mencakup berbagai langkah strategis untuk membawa manfaat nyata bagi manusia, planet, dan masyarakat.
Pendiri, Presiden, sekaligus CEO vivo, Shen Wei, dalam sambutannya mengatakan bahwa di usia ke-30, vivo hadir sebagai versi yang lebih baik dari dirinya sendiri dengan kembali ke hal-hal mendasar, menciptakan nilai untuk pengguna, memimpin lewat inovasi, dan membangun fondasi kokoh untuk kesuksesan jangka panjang.
Mendorong Pertumbuhan Inklusif Melalui Inovasi dan Kemitraan
vivo mengadopsi pendekatan holistik terhadap keberlanjutan, memadukan inovasi teknologi, keterlibatan komunitas, pengelolaan lingkungan, dan kemitraan berbasis manusia. Salah satu inisiatif global yang menonjol adalah “AI for All”, termasuk proyek Smart Visual Assistance yang meraih penghargaan dari International Telecommunication Union atas kontribusinya dalam memperluas inklusi digital.
Di Asia Tenggara, vivo juga aktif menjalin kedekatan dengan konsumen melalui layanan purna jual dan kegiatan interaksi langsung, serta memberikan bantuan cepat saat bencana, seperti pengiriman pasokan darurat ke wilayah banjir di Thailand dan gempa bumi di Myanmar.
Inklusi ini semakin diperkuat melalui strategi Blue AI pada 2024, yang mengintegrasikan large language model canggih ke perangkat vivo. Fitur-fitur seperti vivo Sight, vivo Score Reading, Sign Language Interpreter, dan vivo Listening & Speaking dihadirkan untuk memudahkan pengguna tunanetra maupun pengguna dengan gangguan pendengaran berinteraksi dengan teknologi.
Aksi Nyata untuk Lingkungan
Melalui program Green Symbiosis, vivo menerapkan material ramah lingkungan, termasuk 74,76 ton material berbasis hayati dan 30% kaca daur ulang pada proses produksi. Sepanjang 2024, lebih dari 547 ton bahan baku kemasan berhasil dimanfaatkan kembali.
Di bidang energi, perusahaan mengembangkan proyek fotovoltaik yang menghasilkan 6.016,3 MWh listrik bersih, mengurangi lebih dari 3.600 ton emisi CO₂ ekuivalen. Vivo juga menghemat 22.765 ton air dan terus menjalankan program daur ulang perangkat untuk pengelolaan limbah elektronik yang bertanggung jawab.
Lingkungan Kerja Aman dan Berkualitas
Pada 2024, vivo memberikan lebih dari 223.000 jam pelatihan bagi karyawan di seluruh dunia. Tingkat kepatuhan terhadap standar pengadaan berkelanjutan mencapai 100%, memastikan pemasok memenuhi persyaratan ESG. Di Indonesia, pabrik vivo meraih Provincial Zero-Accident Factory Award sebagai bukti komitmen terhadap keselamatan kerja.
CEO vivo Indonesia, Gary Huang, menegaskan, “Kami di Indonesia berkomitmen menghadirkan inovasi teknologi inklusif, mendukung inisiatif lingkungan, dan memperkuat kemitraan strategis. Ini adalah bagian dari visi kami menjadi mitra jangka panjang dalam mendukung transformasi digital dan keberlanjutan di Indonesia.”
Laporan lengkap 2024 Sustainability Report tersedia dalam bahasa Inggris dan Mandarin melalui situs resmi vivo di www.vivo.com/en/activity/csr.