OpenAI resmi memperkenalkan GPT-OSS, sebuah model open-weight baru yang memungkinkan pengguna mengunduh, menyesuaikan, dan menjalankannya secara langsung di perangkat milik sendiri, termasuk laptop.
GPT-OSS hadir dalam dua varian yaitu 120 miliar parameter dan 20 miliar parameter.
Varian 120 miliar parameter dapat dijalankan hanya dengan satu GPU Nvidia dan memiliki kemampuan yang sebanding dengan model o4-mini. Sementara varian 20 miliar parameter memiliki performa mirip o3-mini dan dapat berjalan dengan kapasitas 16GB VRAM.
Kedua model ini telah tersedia di Hugging Face, Databricks, Azure, dan AWS dengan lisensi Apache 2.0, yang memungkinkan digunakan dan dimodifikasi secara bebas, termasuk untuk kebutuhan komersial.
Peluncuran GPT-OSS menjadi langkah pertama OpenAI dalam merilis model open-weight setelah lebih dari enam tahun, atau jauh sebelum munculnya ChatGPT. Selama ini OpenAI belum merilis model open karena pertimbangan keamanan, sementara para pengembang lebih banyak beralih ke model open karena biayanya lebih rendah dan pengembangannya lebih fleksibel.
GPT-OSS dibuat untuk menyelesaikan berbagai tugas seperti penalaran, penelusuran web, penulisan kode, serta menjalankan agent melalui API OpenAI. Model ini juga dirancang agar lebih mudah digunakan oleh pengembang skala kecil maupun perusahaan yang membutuhkan kontrol penuh terhadap penggunaan datanya.
Dari sisi keamanan, OpenAI menyatakan bahwa GPT-OSS telah melalui pengujian ketat, termasuk pengujian bersama pihak eksternal untuk memastikan model ini aman digunakan dan tidak menimbulkan risiko, misalnya dalam bidang keamanan siber maupun biologi.
Model ini hanya menghasilkan keluaran berbentuk teks, dan data pelatihannya tidak dipublikasikan. OpenAI juga menghadirkan mekanisme pemantauan proses berpikir (chain of thought) untuk mencegah penyalahgunaan model.
Meskipun belum merilis hasil benchmark publik yang membandingkan GPT-OSS dengan model open lainnya seperti Llama atau DeepSeek, OpenAI menyebut bahwa kedua varian GPT-OSS memiliki performa yang sebanding dengan model reasoning tertutup milik mereka pada tugas penulisan kode maupun pengujian standar lainnya.
OpenAI belum memberikan jadwal pasti untuk rilis GPT-OSS versi selanjutnya, namun model ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas oleh para pengembang dan industri yang membutuhkan model AI yang lebih terbuka dan bisa dikustomisasi.