Microsoft memiliki rencana untuk meluncurkan fitur andalannya dalam Copilot: Copilot for OneDrive. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan sekaligus mencari informasi tentang file yang disimpan di layanan Cloud Microsoft.
Meskipun begitu, keunggulan utamanya terletak pada kemampuannya yang memerlukan daya komputasi yang signifikan untuk direplikasi di komputer lokal.
Rencananya, Copilot for OneDrive akan dirilis pada Mei 2024 dan akan memerlukan lisensi Microsoft Copilot for Microsoft 365. Lisensi ini hanya tersedia bagi perusahaan dan sekolah dengan biaya $30 per pengguna per bulan. Sayangnya, pengumuman ini tidak menjelaskan apakah fitur ini akan tersedia untuk konsumen yang berlangganan Copilot Pro, layanan seharga $20 per pengguna per bulan.
Pentingnya pengumuman ini dapat dipahami karena fitur ini akan meminta server awan Microsoft untuk mempelajari konten file pengguna, suatu tugas yang sebenarnya sangat kompleks.
Kecerdasan buatan terdiri dari dua fungsi dasar: pembelajaran mesin dan inferensi. Inferensi adalah apa yang terjadi ketika berinteraksi dengan kecerdasan buatan, seperti meminta informasi tentang konten file OneDrive. Proses ini sangat membutuhkan sumber daya, namun, dapat dijalankan pada komputer lokal.
Namun, proses pembuatan hubungan antar kata dan konsep, yang dikenal sebagai pembelajaran mesin, merupakan proses yang sepenuhnya berbeda. Pembelajaran tersebut memakan waktu yang cukup lama, seperti contohnya ketika LLM (Large Language Model) mempelajari dokumen PDF berisi U.S. Code yang mengatur kantor presiden selama hampir dua jam, meskipun menggunakan laptop Core HX generasi ke-14 yang ditenagai oleh GPU GeForce RTX 4090.
Meskipun memerlukan waktu yang lama, setelah proses pembelajaran selesai, pengguna dapat mengajukan pertanyaan tentang kewajiban dan tanggung jawab presiden seolah-olah berbicara dengan seorang sarjana politik.
Salah satu keuntungan menjalankan LLM pada PC pribadi adalah menjaga privasi dokumen pribadi. Namun, ide Microsoft dengan Copilot for OneDrive adalah memberikan opsi kepada pengguna untuk membiarkan Microsoft mengelola proses pembelajaran tersebut di awan.
Listing pada roadmap Microsoft, seperti yang diungkap oleh situs Neowin, tidak mencantumkan batasan pada jumlah file yang dapat dipelajari. Copilot in OneDrive akan berfungsi pada berbagai jenis file, seperti DOC, DOCX, FLUID, LOOP, PPT, PPTX, XLSX, PDF, ODT, ODP, RTF, ASPX, RTF, TXT, HTM, dan HTML.
Dengan kemampuan AI Microsoft “mengetahui” isi dokumen internal perusahaan, tampaknya akan semakin sulit untuk berhenti berlangganan. Kemungkinan besar, logika yang sama akan diterapkan pada informasi pribadi pengguna pada suatu saat nanti.
Sumber: PCWorld