Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan terbaru yang menyebutkan bahwa MacBook Pro dengan chip M5 Pro dan M5 Max bakal segera dirilis. Informasi ini memperkuat sinyal bahwa Apple belum sepenuhnya menyelesaikan lini MacBook Pro generasi M5, meski versi M5 standar sudah lebih dulu hadir di pasaran.
Laporan tersebut datang dari Mark Gurman (Bloomberg), analis yang dikenal akurat dalam membocorkan rencana produk Apple. Ia menyebut bahwa dua model MacBook Pro terbaru berkode J714 dan J716 tengah disiapkan, dan peluncurannya akan berkaitan erat dengan siklus rilis macOS 26.3.
macOS 26.3 sendiri dijadwalkan rilis dalam waktu dekat. Biasanya, Apple kerap memperkenalkan perangkat keras baru bersamaan dengan pembaruan sistem operasi besar melalui pengumuman resmi atau press release. Hal ini membuat banyak pihak meyakini bahwa MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max tinggal menunggu waktu untuk diperkenalkan ke publik.
Selain itu, ketersediaan MacBook Pro kelas atas dengan chip M4 Pro dan M4 Max saat ini dilaporkan cukup terbatas. Kondisi seperti ini sering terjadi menjelang pergantian generasi produk, ketika Apple mulai mengalihkan fokus produksi ke model terbaru.
Meski begitu, perlu ditegaskan bahwa MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max bukanlah model dengan desain baru. Apple disebut masih akan mempertahankan desain yang sama seperti generasi sebelumnya. Perubahan besar, termasuk layar OLED dan desain ulang bodi, justru diperkirakan baru hadir pada generasi M6 di masa mendatang.
Peningkatan Performa Jadi Fokus Utama
Jika melihat pola Apple sebelumnya, MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max akan mengusung konsep “desain lama, performa baru”. Artinya, peningkatan paling signifikan ada pada sektor dapur pacu.
Untuk prosesor, M5 Pro diprediksi membawa hingga 14-core CPU, sementara M5 Max bisa mencapai 16-core CPU. Jumlah core yang lebih besar ini ditujukan untuk menangani beban kerja berat seperti editing video resolusi tinggi, pemrosesan data kompleks, hingga multitasking profesional.
Di sisi grafis, Apple disebut akan menyematkan hingga 20-core GPU pada M5 Pro dan hingga 40-core GPU pada M5 Max. Peningkatan GPU ini sangat penting bagi pengguna profesional di bidang desain grafis, animasi 3D, pengembangan aplikasi, hingga workflow berbasis AI.
Setiap GPU core juga akan terintegrasi dengan Neural Engine, sehingga performa kecerdasan buatan dan machine learning diperkirakan meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Baca Juga: Apple Bangkitkan Kembali MacBook Layar 12 Inch
Unified Memory dan Thunderbolt 5
Salah satu aspek penting yang juga diprediksi mengalami peningkatan adalah bandwidth unified memory. Pada chip M5 standar saja, Apple sudah meningkatkan bandwidth hingga sekitar 30 persen. Untuk varian Pro dan Max, kecepatan transfer data antarkomponen ini diperkirakan bisa menembus hingga 550 GB/s.
Peningkatan ini berdampak langsung pada performa keseluruhan sistem, terutama saat menangani file besar, rendering real-time, dan proses multitasking berat.
Selain itu, Thunderbolt 5 hampir dipastikan hadir di MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max. Teknologi ini menawarkan kecepatan transfer data hingga 120 Gb/s, jauh lebih cepat dibanding Thunderbolt 4. Bagi pengguna yang mengandalkan SSD eksternal, monitor resolusi tinggi, atau perangkat profesional lainnya, fitur ini menjadi nilai tambah besar.
Spesifikasi Lain Masih Familiar
Untuk aspek lain, Apple tampaknya tidak akan banyak mengubah formula. MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max masih akan tersedia dalam ukuran 14 inci dan 16 inci, dengan pilihan warna hitam dan silver. Opsi layar dengan nano-texture glass juga kemungkinan tetap tersedia untuk pengguna tertentu.
Secara keseluruhan, MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max diperkirakan menjadi upgrade performa yang signifikan, meski tanpa perubahan desain besar. Bagi pengguna profesional yang membutuhkan tenaga ekstra, generasi ini bisa menjadi pilihan menarik untuk jangka panjang.