MacBook dengan harga lebih murah dari Apple sudah lama jadi bahan pembicaraan. Kini, tanda-tandanya makin kuat bahwa perangkat ini akan diperkenalkan pada minggu pertama Maret.
Apple dikabarkan sudah menjadwalkan agenda khusus pada 4 Maret. Namun, berbeda dari peluncuran besar biasanya, kali ini kemungkinan tidak akan ada presentasi keynote yang disiarkan secara langsung. Sebagai gantinya, Apple disebut akan memilih format pengumuman lewat siaran pers, mirip strategi yang pernah dilakukan perusahaan pada 2024.
Saat ini, laptop Apple paling murah yang dijual resmi adalah MacBook Air 13 inci dengan harga mulai 999 dolar AS. Jika model baru ini benar-benar hadir, maka posisi tersebut akan tergeser oleh MacBook dengan harga yang jauh lebih rendah.
Berdasarkan bocoran yang beredar, perangkat ini akan membawa sejumlah perbedaan dibandingkan lini Air. Layarnya disebut berukuran 12,9 inci, sedikit lebih kecil dibandingkan MacBook Air yang memiliki layar 13,6 inci. Dari sisi dapur pacu, laptop ini tidak akan menggunakan chip seri M, melainkan chip A18 Pro yang selama ini lebih dikenal sebagai chip untuk iPhone kelas atas.
Pilihan warnanya juga dikabarkan lebih berani dan cerah, seperti biru, pink, dan kuning. Strategi ini mengingatkan pada pendekatan lama Apple saat merilis iBook dengan warna-warna mencolok untuk membedakannya dari lini profesional. Meski begitu, belum ada kepastian apakah warna klasik seperti silver tetap akan tersedia.
Untuk harga, MacBook ini diperkirakan dibanderol di kisaran 699 dolar AS. Jika benar, selisih harganya cukup jauh dibandingkan model Air saat ini.
Walau Apple telah menjadwalkan agenda pada 4 Maret, sejauh ini belum ada tanda-tanda akan digelar acara besar dengan siaran langsung. Laporan terbaru menyebutkan Apple akan merilis beberapa produk baru melalui siaran pers selama tiga hari pertama di minggu tersebut.
Setelah itu, pada hari Rabu, kemungkinan akan ada sesi hands-on terbatas yang hanya dihadiri sejumlah jurnalis teknologi terpilih. Pola seperti ini bukan hal baru bagi Apple. Perusahaan memang beberapa kali meluncurkan produk lewat siaran pers saja, terutama untuk pembaruan rutin.
Beberapa produk lain yang juga diperkirakan meluncur dalam periode yang sama antara lain MacBook Air versi baru dengan chip M5, MacBook Pro dengan chip M5 Pro dan M5 Max, monitor Mac terbaru, iPhone 17e, iPad versi dasar dengan chip A18, serta iPad Air dengan chip M4.
Kehadiran MacBook murah ini tentu memicu rasa penasaran. Di satu sisi, banyak pengguna yang menantikan laptop Apple dengan harga lebih terjangkau. Namun di sisi lain, ada kekhawatiran soal spesifikasi yang mungkin dipangkas.
Sebagai contoh, ada kemungkinan perangkat ini hanya dibekali RAM 8GB. Jika pengguna ingin meningkatkan kapasitas memori atau penyimpanan, harganya bisa saja melonjak dan mendekati model lain yang justru menawarkan chip seri M dengan performa lebih tinggi.
Meski demikian, sebagian pengamat menilai produk ini terlalu penting untuk sekadar diumumkan lewat siaran pers singkat. Ada ekspektasi bahwa Apple tetap akan menghadirkan video presentasi khusus, meskipun tidak dalam format keynote besar.
Pendekatan serupa pernah dilakukan Apple pada Oktober 2024. Saat itu, perusahaan mengumumkan beberapa produk lewat siaran pers, tetapi tetap merilis video berdurasi sekitar 10 menit yang membahas pembaruan dan perangkat baru, termasuk iMac 24 inci dengan chip M4.