Acer kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri game nasional lewat keikutsertaannya di Global Game Jam (GGJ) 2026. Ajang tahunan yang mempertemukan para pengembang game dari berbagai latar belakang ini digelar pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Bandung, dan menjadi bagian dari rangkaian acara pop culture LOKAPOPLAND.
Melalui Predator Gaming Indonesia, Acer tidak hanya hadir sebagai sponsor, tetapi juga sebagai mitra yang memberikan dukungan nyata bagi lahirnya generasi baru game developer lokal. Dukungan tersebut diwujudkan lewat penyediaan perangkat laptop gaming berperforma tinggi yang digunakan langsung oleh para peserta selama proses pengembangan game.
Global Game Jam sendiri dikenal sebagai ajang pengembangan game intensif selama 48 jam. Dalam waktu singkat itu, peserta ditantang untuk mengolah ide, berkolaborasi dalam tim, hingga menghasilkan game yang bisa dimainkan. Tahun ini, GGJ 2026 di Bandung diikuti oleh sekitar 200 peserta yang tergabung dalam puluhan tim, dengan target menghasilkan kurang lebih 40 game baru.

Menurut Renaldy Felani, Marketing Communications Manager Acer Indonesia, Global Game Jam kini memiliki peran yang lebih besar dari sekadar kompetisi. Ajang ini menjadi ruang strategis bagi talenta muda untuk belajar, bereksperimen, dan membangun kesiapan agar mampu bersaing di industri game, termasuk di pasar global. Kolaborasi dengan LOKAPOPLAND juga dinilai penting karena membuka akses yang lebih luas antara developer, komunitas, dan publik.
Sejalan dengan pertumbuhan industri game di Indonesia yang ditandai dengan meningkatnya jumlah developer independen dan komunitas kreatif, Predator Gaming hadir membawa misi untuk memperkuat ekosistem ini. Tidak hanya lewat teknologi, tetapi juga melalui ruang kolaborasi, mentoring, dan exposure bagi karya-karya lokal.
elama Global Game Jam 2026 berlangsung, Predator Gaming menyediakan berbagai perangkat gaming yang mendukung kebutuhan pengembangan game, mulai dari Predator Triton 14 AI, Predator Helios Neo 16S AI, Acer Nitro V15, hingga Acer Nitro Lite. Perangkat ini digunakan peserta untuk menjalankan proses pengembangan yang menuntut performa tinggi, terutama dalam hal visual, komputasi, dan workflow berbasis AI.
Salah satu perangkat yang menjadi sorotan adalah Predator Helios Neo 16S AI, yang ditenagai Intel Core Ultra Processors. Laptop ini dirancang untuk mendukung proses pengembangan game yang kompleks, mulai dari AI-assisted development, pengolahan visual berat, hingga optimalisasi waktu produksi. Sementara itu, Acer Nitro V15 dengan dukungan GPU RTX 50 Series dan layar refresh rate tinggi memberikan opsi yang lebih inklusif bagi developer pemula untuk belajar dan bereksperimen dengan teknologi grafis modern.
Tidak berhenti di sesi game jam, kehadiran Predator Gaming juga terintegrasi dalam berbagai aktivitas acara, seperti talkshow, workshop, podcast, hingga sesi showcase. Area showcase memungkinkan hasil karya peserta dinikmati langsung oleh pengunjung, sekaligus menjadi ajang validasi dan apresiasi dari publik.
Sinergi antara Global Game Jam dan LOKAPOPLAND terbukti memperluas jangkauan acara. Tercatat sekitar 1.200 pengunjung hadir dan berinteraksi langsung dengan karya game lokal serta berbagai aktivitas kreatif lainnya. Antusiasme ini menjadi sinyal positif bahwa minat terhadap industri game dan konten kreatif berbasis komunitas di Indonesia terus tumbuh.
Melalui partisipasi di Global Game Jam 2026, Acer menegaskan perannya dalam mendukung ekosistem game lokal bukan hanya lewat perangkat, tetapi juga dengan membuka ruang tumbuh bagi talenta muda untuk berkembang dan melangkah lebih jauh di industri game.