Lenovo resmi meramaikan pasar mini PC di CES 2026 lewat Yoga Mini i. Perangkat ini merupakan PC desktop berukuran kecil berbasis Windows 11, yang dirancang untuk pengguna dengan ruang kerja terbatas. Cocok untuk meja minimalis atau setup kerja modern yang tidak memungkinkan penggunaan PC tower konvensional.
Dari segi desain, Yoga Mini i menggunakan bodi aluminium berbentuk silinder dengan tampilan bersih dan premium. Ukurannya sangat ringkas, hanya sekitar 0,65 liter dengan bobot kurang lebih 600 gram. Berkat dimensinya yang kecil, mini PC ini mudah ditempatkan di belakang monitor atau dipindahkan dari satu ruang kerja ke ruang lain.
Meski berukuran mungil, Lenovo tidak mengorbankan performa. Yoga Mini i bisa dikonfigurasi dengan prosesor Intel Core Ultra X7 358H dari keluarga Panther Lake. Prosesor ini dipadukan dengan RAM hingga 32 GB LPDDR5X serta penyimpanan SSD PCIe Gen 4 dengan kapasitas maksimal 2 TB. Untuk urusan grafis, perangkat ini mengandalkan GPU terintegrasi Intel Arc yang sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan produktivitas modern.
Dengan spesifikasi tersebut, Yoga Mini i sudah masuk kategori Copilot+ PC. Artinya, mini PC ini mendukung berbagai fitur berbasis AI yang dijalankan langsung di perangkat, seperti transkripsi suara secara real-time, pembuatan ringkasan otomatis, hingga bantuan alur kerja pintar tanpa perlu koneksi cloud.
Urusan konektivitas juga menjadi nilai plus. Lenovo menyematkan dua port Thunderbolt 4, dua port USB-C dengan fungsi penuh, satu USB-A, HDMI 2.1, serta Ethernet 2.5Gb. Lenovo mengklaim Yoga Mini i mampu menghubungkan hingga empat layar eksternal sekaligus, menjadikannya fleksibel untuk kebutuhan multitasking.
Untuk koneksi nirkabel, mini PC ini sudah mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0. Tersedia pula fitur Wi-Fi sensing yang dapat mendeteksi kehadiran pengguna, misalnya untuk membangunkan sistem secara otomatis saat kamu mendekat ke meja kerja.
Sumber dayanya menggunakan adaptor USB-C 100W, sehingga jumlah kabel di meja bisa lebih minimal dan terlihat rapi. Yoga Mini i dijadwalkan meluncur pada Juni 2026 dengan harga awal sekitar USD 700. Dengan desain ringkas, performa tinggi, serta dukungan fitur AI terbaru, perangkat ini menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang menginginkan mini PC sekelas Mac mini namun tetap berada di ekosistem Windows.