Menjelang dimulainya MWC Barcelona 2026, Lenovo langsung menarik perhatian dengan memperkenalkan empat perangkat konsep terbaru. MWC Barcelona sendiri dikenal sebagai pameran tahunan terbesar di dunia untuk industri mobile dan telekomunikasi. Ajang ini kerap menjadi panggung bagi berbagai merek untuk memamerkan inovasi teknologi terbaru, khususnya perangkat portabel.
Perlu dicatat, seluruh perangkat yang diperkenalkan Lenovo di ajang MWC 2026 masih berstatus konsep. Artinya, belum ada kepastian apakah produk-produk ini akan benar-benar dipasarkan secara luas. Meski begitu, desain dan teknologi yang ditampilkan dinilai cukup inovatif dan berpotensi mencuri perhatian jika masuk tahap produksi.
Legion Go Fold Concept
Perangkat pertama yang diperkenalkan adalah Lenovo Legion Go Fold Concept. Sekilas, perangkat ini terlihat seperti konsol gaming handheld dengan layar OLED 7,7 inci dan kontroler yang dapat dilepas.
Keunggulan utamanya terletak pada layar yang bisa dilipat dan diperluas hingga 11,6 inci. Layar tersebut juga dapat diputar hingga 90 derajat, sementara posisi kontroler bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Bahkan, tersedia mode “vertical split screen” yang memungkinkan layar utama menampilkan game, sementara bagian lainnya digunakan untuk streaming atau membuka panduan permainan.
Jika ingin pengalaman yang lebih menyerupai laptop, layar perangkat ini dapat dipasangkan dengan keyboard nirkabel yang sudah disediakan. Konsep ini menghadirkan perpaduan fleksibel antara konsol handheld dan laptop gaming dalam satu perangkat.
Yoga Book Pro 3D Concept
Lenovo juga memamerkan Lenovo Yoga Book Pro 3D Concept, laptop yang mengandalkan teknologi layar 3D tanpa kacamata. Perangkat ini dikembangkan berdasarkan prediksi bahwa pasar layar 3D akan tumbuh pesat dalam beberapa tahun mendatang, terutama dengan hadirnya teknologi yang tidak lagi memerlukan perangkat tambahan seperti kacamata khusus.
Laptop ini dirancang untuk kreator konten digital yang ingin bekerja dalam tampilan tiga dimensi secara langsung. Layar 3D tanpa kacamata memungkinkan pengguna melihat kedalaman, bentuk, dan relasi spasial secara lebih alami.
Tak hanya itu, perangkat ini juga memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengubah konten 2D menjadi tampilan 3D. AI di dalamnya bahkan dapat membantu menghasilkan lingkungan tiga dimensi untuk objek tertentu. Dari sisi spesifikasi, laptop ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra 7 dan GPU Nvidia GeForce RTX 5070 untuk memastikan performa tetap mumpuni.
ThinkBook Modular AI PC Concept
Untuk kebutuhan produktivitas, Lenovo menghadirkan ThinkBook Modular AI PC Concept. Konsep ini mengusung desain modular yang memungkinkan pengguna menyesuaikan perangkat sesuai kebutuhan.
Pengguna dapat menggunakannya sebagai layar saja, lalu menambahkan keyboard untuk mengubahnya menjadi laptop. Selain itu, modul port juga dapat diganti, mulai dari USB Type-A, USB Type-C, hingga HDMI. Pendekatan modular ini memberikan fleksibilitas lebih dalam penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: Lenovo Legion 7a Gen 11 Resmi Meluncur, Andalkan Layar OLED 240 Hz dan Ryzen AI 400 Series
AI Work Companion Concept
Perangkat konsep terakhir adalah AI Work Companion Concept. Sekilas, perangkat ini tampak seperti jam meja biasa. Namun, di dalamnya terdapat sistem berbasis AI yang mampu menyinkronkan tugas, menyusun rencana harian, serta memberikan saran kapan waktu yang tepat untuk beristirahat dari layar.
Selain berfungsi sebagai asisten kerja digital, perangkat ini juga dilengkapi port hub untuk mengisi daya perangkat lain. Konsep ini menunjukkan upaya Lenovo menghadirkan solusi produktivitas yang lebih terintegrasi dengan kecerdasan buatan.
Melalui keempat perangkat konsep tersebut, Lenovo menampilkan arah pengembangan teknologi yang berfokus pada fleksibilitas, integrasi AI, dan inovasi tampilan layar. Meski belum tentu dirilis secara komersial, ide-ide yang diusung menunjukkan potensi besar bagi perangkat masa depan yang lebih adaptif dan multifungsi.