Menjelang ajang pameran teknologi IFA di Eropa pekan depan, Lenovo kembali menjadi sorotan dengan bocoran produk terbarunya. Kali ini, bukan laptop biasa yang akan ditampilkan, melainkan sebuah konsep dengan desain layar unik yang dapat berputar. Proyek ini diberi nama “Project Pivo”, dan sepertinya menjadi eksperimen Lenovo berikutnya dalam menghadirkan inovasi berbeda untuk perangkat kerja maupun hiburan.
Berdasarkan gambar yang dibagikan leaker terkenal Evan Blass, Project Pivo menampilkan laptop dengan layar yang bisa diputar dari posisi lanskap ke mode potret hanya dengan memutar engselnya. Mekanisme ini memungkinkan pengguna berpindah antar-orientasi dengan mulus, sesuai kebutuhan. Dengan posisi lanskap, laptop tetap ideal untuk aktivitas kerja sehari-hari seperti mengetik atau menonton video, sementara mode potret bisa lebih nyaman untuk membaca artikel panjang, mengedit dokumen, hingga menulis kode pemrograman.
Lenovo memang tidak asing dengan ide-ide nyeleneh pada jajaran konsep laptopnya. Sebelumnya, publik sempat dibuat kagum dengan ThinkBook Transparent Display Laptop yang hadir dengan layar transparan, serta ThinkBook Plus Gen 6 dengan layar gulung yang futuristik. Meski begitu, tak semua konsep ini berlanjut ke pasar konsumen, sebagian hanya menjadi pameran dari kemampuan riset dan pengembangan Lenovo. Karena itu, belum ada jaminan Project Pivo akan benar-benar dijual ke pasaran, meskipun ide layar berputar ini memiliki potensi aplikasi praktis.
Jika benar dikembangkan lebih jauh, Project Pivo bisa menjawab kebutuhan sebagian pengguna profesional. Programmer, desainer, atau bahkan pekerja kreatif bisa mendapatkan manfaat dari mode potret yang lebih ramah untuk konten vertikal. Selain itu, konsep ini juga bisa menjadi alternatif menarik bagi mereka yang selama ini mengandalkan monitor eksternal dengan posisi portrait untuk produktivitas.
Selain memperlihatkan Project Pivo, Lenovo juga diperkirakan akan membawa sejumlah perangkat lain di IFA 2025. Salah satunya adalah Legion Go 2, generasi kedua konsol gaming genggam Lenovo yang pertama kali diperkenalkan di ajang CES. Produk ini dijadwalkan meluncur tahun ini dan diharapkan membawa peningkatan dari versi sebelumnya, baik dari sisi performa maupun kenyamanan penggunaan. Tak hanya itu, Lenovo juga kabarnya akan memperkenalkan beberapa tablet baru serta smartphone Motorola yang akan meramaikan pasar global.
IFA sendiri merupakan panggung penting bagi produsen teknologi dunia untuk menampilkan inovasi terbaru, dan Lenovo hampir selalu hadir dengan kejutan. Project Pivo kemungkinan besar akan menjadi salah satu daya tarik utama booth Lenovo, entah sekadar sebagai konsep futuristik atau prototipe yang siap masuk jalur produksi.
Bagi pengguna, bocoran ini tentu menimbulkan rasa penasaran. Apakah Lenovo benar-benar akan membawa laptop dengan layar putar ini ke pasar, atau hanya menjadi “gimmick” pameran belaka? Semua jawabannya kemungkinan akan terungkap pekan depan saat pameran IFA resmi dibuka. Satu hal yang pasti, Lenovo terus berusaha menunjukkan keberanian dalam mencoba hal-hal baru di dunia laptop yang kerap dianggap stagnan.