Pada 4 Maret 2025, banjir melanda berbagai wilayah di Bekasi dan Jakarta, menyebabkan banyak kerugian, termasuk pada perangkat elektronik seperti smartphone dan laptop. Laptop atau HP yang terkena banjir menyebabkan korsleting hingga merusak komponen di dalamnya, terutama jika air tersebut kotor atau bercampur lumpur.
Namun, jika smartphone atau laptop kamu terkena air, jangan panik dulu. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menyelamatkannya sebelum benar-benar rusak.
Tanda-Tanda Kerusakan Akibat Air
Beberapa tanda yang menunjukkan perangkat mengalami kerusakan akibat air antara lain:
- Layar berkedip atau tidak merespons
- Suara speaker menjadi pecah atau tidak berfungsi
- Port USB atau charger tidak bekerja
- Baterai cepat habis atau tidak bisa diisi ulang
- Perangkat menyala tetapi tiba-tiba mati sendiri
Jika mengalami tanda-tanda di atas setelah terkena air, sebaiknya segera lakukan langkah penyelamatan sebelum kerusakan menjadi lebih parah.
Cara Menyelamatkan HP yang Terkena Banjir
Berikut adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk menyelamatkan HP saat terkena banjir:
1. Segera Keluarkan dari Air
Jika smartphone kamu jatuh ke air atau terkena cipratan, langsung angkat dan jauhkan dari sumber air. Semakin lama terendam, semakin besar kemungkinan air masuk ke dalam komponen.
2. Matikan Smartphone dan Bongkar Bagian yang Bisa Dilepas
Segera matikan smartphone untuk menghindari korsleting. Jika memungkinkan, lepas casing, kartu SIM, microSD, dan baterai (jika modelnya memungkinkan).
3. Keringkan dengan Benar
Gunakan kain lembut atau tisu untuk mengeringkan bagian luar ponsel. Hindari menggosok terlalu keras karena bisa mendorong air masuk lebih dalam.
Jika ada alat penyedot debu kecil, kamu bisa menggunakannya untuk menyedot air dari celah-celah kecil.
4. Jangan Jemur di Bawah Sinar Matahari
Meskipun terlihat seperti cara cepat, menjemur smartphone langsung di bawah sinar Matahari justru bisa merusak layar dan baterai. Lebih baik simpan di tempat yang sejuk dan kering.
5. Gunakan Beras atau Silika Gel
Cara yang paling populer adalah merendam smartphone dalam beras selama 24-48 jam. Beras menyerap kelembapan dan bisa membantu mengeluarkan air dari dalam perangkat. Namun, alternatif yang lebih efektif adalah menggunakan silika gel, yang biasanya ditemukan di dalam kemasan elektronik atau sepatu.
6. Coba Nyalakan Setelah Kering
Setelah minimal 24 jam, coba nyalakan kembali smartphone. Jika tidak menyala, coba colokkan charger dan lihat apakah ada tanda-tanda kehidupan seperti lampu indikator atau suara notifikasi. Jika tetap mati, segera bawa ke service center untuk diperiksa lebih lanjut.
Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Laptop yang Ketumpahan Air, Jangan Panik Dulu!
Cara Menyelamatkan Laptop yang Terkena Banjir
1. Matikan dan Cabut Semua Koneksi
Jika laptop terkena banjir saat menyala, segera matikan dan cabut semua kabel yang terhubung, termasuk charger, USB, atau perangkat lainnya.
Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko korsleting lebih lanjut.
2. Lepaskan Baterai Jika Bisa
Jika laptop kamu memiliki baterai yang bisa dilepas, segera lepaskan. Untuk model yang memiliki baterai tanam, sebaiknya langsung matikan dan jangan menyalakan sampai benar-benar kering.
3. Keringkan dengan Kain dan Balikkan Laptop
Gunakan kain lembut untuk menyerap air dari bagian luar laptop, terutama di sekitar keyboard dan port. Setelah itu, balikkan laptop agar air bisa mengalir keluar secara alami.
4. Jangan Gunakan Pengering Rambut
Banyak yang berpikir bahwa menggunakan hairdryer bisa mempercepat proses pengeringan. Namun, udara panas dari hairdryer justru bisa menyebabkan komponen dalam laptop rusak atau bahkan mencair. Sebaiknya biarkan laptop mengering di suhu ruangan.
5. Jangan Gunakan Beras untuk Laptop
Berbeda dengan smartphone, merendam laptop dalam beras tidak disarankan. Selain tidak efektif, serpihan beras bisa masuk ke dalam port atau celah kecil lainnya, yang malah akan membuat masalah baru.
6. Biarkan Mengering Minimal 24 Jam
Pastikan laptop benar-benar kering sebelum mencoba menyalakannya kembali. Waktu ideal adalah sekitar 24-48 jam, tergantung seberapa banyak air yang masuk ke dalamnya.
7. Coba Nyalakan Kembali dan Periksa Fungsinya
Setelah benar-benar kering, coba nyalakan laptop. Jika menyala tetapi ada beberapa fungsi yang tidak bekerja, segera bawa ke teknisi untuk diperiksa lebih lanjut.