Huawei baru saja memperkenalkan HarmonyOS versi PC dan memastikan akan meluncurkan laptop pertama dengan sistem operasi ini pada 20 Mei mendatang. Menariknya, perangkat ini tidak menggunakan prosesor dari pihak ketiga, melainkan chip buatan Huawei sendiri. Bocoran dari Tiongkok kini mengungkap beberapa spesifikasi utama dari chip yang akan digunakan, yaitu Kirin X90.
Menurut informasi dari leaker Digital Chat Station (DCS), Kirin X90 merupakan prosesor desktop buatan Huawei dengan nama kode internal “Charlotte Pro”. Nama ini ternyata mirip dengan chip Kirin 9010 yang dipakai di smartphone Huawei Mate 70, yang memiliki kode “Charlotte”. Ini menunjukkan bahwa Huawei kemungkinan mengembangkan Kirin X90 berdasarkan arsitektur chip mobile mereka, namun dengan peningkatan performa agar cocok untuk digunakan di perangkat desktop.
Konfigurasi Chip yang Canggih
Dari bocoran yang beredar, Kirin X90 disebut akan memiliki 10 inti (core) prosesor dengan konfigurasi 4+4+2. Chip ini juga mendukung 20 thread berkat teknologi simultaneous multithreading, sehingga bisa menangani banyak tugas secara bersamaan dengan lancar. Selain itu, prosesor ini juga mendukung standar keamanan data nasional Tiongkok, yaitu SM3 dan SM4.
Namun, detail lebih lanjut seperti GPU, efisiensi daya, dan teknologi fabrikasi chip ini masih belum terungkap. Beberapa rumor sebelumnya menyebutkan bahwa Kirin X90 mungkin akan dibekali dengan GPU 10-core yang memiliki kode nama “Ma Liang 920”.
Dukungan Memori dan Port Lengkap
Soal memori, Kirin X90 diperkirakan bisa mendukung RAM hingga 32GB LPDDR5 dengan kecepatan 6400MT/s dan bandwidth hingga 100GB per detik berkat bus memori 128-bit. Ini membuatnya sangat cocok untuk aktivitas berat seperti multitasking, pengeditan video, atau pengolahan data besar.
Dari sisi penyimpanan, chip ini disebut bisa menangani SSD hingga kapasitas 2TB. Selain itu, akan tersedia tiga port USB-4, yang memungkinkan transfer data super cepat serta dukungan koneksi eksternal modern.
Langkah Besar Huawei di Dunia PC
Ini bukan pertama kalinya Huawei mencoba masuk ke pasar PC. Namun, untuk pertama kalinya mereka benar-benar menggunakan chip dan sistem operasi buatannya sendiri dalam satu perangkat. Ini menandai langkah serius Huawei untuk mengembangkan ekosistem teknologi mereka secara mandiri, tanpa bergantung pada pihak luar.
Meski begitu, masih menjadi tanda tanya besar seberapa kuat performa Kirin X90 jika dibandingkan dengan chip dari produsen besar lainnya seperti Intel atau AMD. Namun satu hal yang pasti, Huawei kini semakin percaya diri untuk bersaing di pasar PC dengan solusi teknologi buatan sendiri.
Peluncuran laptop HarmonyOS pertama ini tentu akan menjadi momen penting bagi Huawei. Kita nantikan saja bagaimana kinerja chip Kirin X90 saat resmi diperkenalkan ke publik.