Ada kabar seru buat kalian yang sudah terlanjur “nyemplung” di ekosistem Samsung. Kabarnya, Samsung lagi nyiapin strategi besar buat merombak lini laptop mereka. Bukan cuma soal desain, tapi soal jeroannya: Samsung kabarnya bakal merilis Galaxy Book dengan OS Android yang dibalut antarmuka One UI 9.0.
Ini bukan sekadar rumor receh, karena langkah ini sejalan sama proyek “Aluminium” milik Google yang pengen nyatuin ChromeOS ke basis Android. Jadi, bayangin aja kemudahan pakai HP Galaxy, tapi sekarang hadir dalam bentuk laptop beneran.
Kenapa Samsung Pindah Haluan ke Android?
Masalah klasik pengguna Samsung selama ini adalah bedanya pengalaman pas pindah dari HP ke laptop. Di HP kita pakai Android, tapi di laptop ketemu Windows yang bahasanya beda banget. Nah, dengan adanya Galaxy Book dengan OS Android, Samsung pengen sekat itu hilang.
Nantinya, tampilan di laptop bakal mirip banget sama di HP. Ikonnya, cara navigasinya, sampai notifikasinya bakal terasa familiar. Samsung pengen kalian ngerasa “di rumah” sendiri. Jadi, transisi dari buka sosmed di HP ke ngerjain tugas di Galaxy Book dengan OS Android bakal kerasa mulus banget tanpa hambatan.
Desain Tipis dan Tiga Pilihan Model
Samsung nggak cuma asal bikin satu model buat tes pasar. Mereka kabarnya langsung nyiapin tiga kasta sekaligus buat Galaxy Book dengan OS Android ini. Ada varian murah buat yang budget-nya mepet, varian menengah buat kerja harian, dan varian flagship yang katanya bakal punya desain “very sleek” alias tipis banget.
Bocorannya, varian tertinggi dari Galaxy Book dengan OS Android ini sengaja didesain buat adu mekanik sama MacBook Neo. Samsung pengen ngebuktiin kalau laptop berbasis mobile itu nggak cuma menang di baterai, tapi juga bisa tampil mewah dan elegan.
Galaxy AI dan Upgrade Samsung DeX
Apa gunanya laptop Samsung kalau nggak ada AI-nya? Di lini Galaxy Book dengan OS Android terbaru ini, fitur Galaxy AI bakal jadi nyawa utamanya. Mulai dari asisten buat nulis email, rangkum meeting, sampai edit foto canggih bakal tersedia secara native.
Nggak cuma itu, Samsung DeX juga bakal dapet perombakan total. Kalau dulu DeX cuma kayak “tambahan”, di Galaxy Book ini DeX bakal jadi mode desktop yang jauh lebih stabil. Multitasking buka banyak jendela sekaligus bakal kerasa lebih enteng, mirip banget kayak pengalaman pakai PC konvensional tapi dengan efisiensi daya Android yang juara.
Baca Juga: Samsung Resmi Perkenalkan Galaxy Book6 Series di CES 2026
Kapan Laptop Ini Bakal Muncul?
Melihat jadwal Google I/O di bulan Mei 2026 nanti, kemungkinan besar Android 17 dan sistem “Aluminium” ini bakal diperkenalkan secara resmi di sana. Kalau semua lancar, kita kemungkinan besar bakal bisa beli Galaxy Book dengan OS Android ini di akhir tahun 2026.
Meskipun Samsung nggak bakal langsung ninggalin Windows sepenuhnya, kehadiran Galaxy Book ini jelas jadi opsi yang lebih menarik buat kalian yang mobilitasnya tinggi. Bayangin aja punya laptop yang baterainya awet seharian, nggak gampang panas, dan aplikasinya nyambung terus sama yang ada di kantong kalian.
Jadi, gimana? Lebih milih tetep di Windows yang sudah biasa, atau siap-siap pindah ke Galaxy Book yang lebih sinkron sama HP kalian? Kita tunggu aja tanggal mainnya!