Gmail sekarang makin canggih berkat berbagai fitur berbasis AI yang membantu kamu mengelola email dengan lebih cepat dan rapi. Di acara Google I/O tahun ini, salah satu fitur baru yang dikenalkan adalah “Help me write” untuk memudahkan penulisan email.
Tapi sebenarnya, sudah sejak lama Gmail memanfaatkan si auntuk meningkatkan pengalaman pengguna. Seperti yang dijelaskan oleh Chao Wang, software engineer di tim Gmail Intelligence, AI sudah lama membantu pengguna di berbagai tahap dalam mengelola email.
Fitur AI apda Gmail
Berikut enam fitur AI di Gmail yang bisa kamu manfaatkan untuk menghemat waktu:
1. Help me write
Fitur ini memungkinkan kamu membuat draft email otomatis hanya dengan mengetikkan prompt sederhana. Saat mulai menulis email baru, akan muncul ikon “Help me write” bergambar bintang dengan pensil. Cukup ketik instruksi singkat, misalnya meminta rekomendasi buku thriller, lalu klik “Create”. Gmail akan langsung membuatkan draft email buat kamu.
Fitur ini juga memungkinkan kamu:
- Menyesuaikan gaya bahasa (lebih formal, lebih singkat, atau lebih panjang)
- Menarik detail dari percakapan sebelumnya supaya isi email lebih relevan
- Mencoba opsi “I’m feeling lucky” buat variasi gaya tulisan yang lebih unik
- “Help me write” memakai model bahasa AI generatif, dikembangkan dari fitur sebelumnya seperti Smart Compose dan Smart Reply.
2. Smart Compose
Kalau butuh sedikit bantuan saat menulis email, Smart Compose bisa jadi solusi. Saat mengetik, Gmail bakal kasih saran kalimat yang bisa langsung kamu pilih dengan menekan tombol “Tab”.
Smart Compose berguna untuk:
Mempercepat proses penulisan email
Membantu pengguna yang sedang belajar bahasa asing (tersedia dalam Bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, dan Italia)
Menurut Chao, fitur ini bahkan berguna untuk memperkaya kosakata, terutama buat yang bahasa Inggrisnya bukan bahasa pertama.
3. Smart Reply
Bayangin kamu baru dapat undangan pesta dari teman, tapi lagi sibuk seharian. Dengan Smart Reply, kamu bisa balas email cuma dalam beberapa detik.
Smart Reply menawarkan:
- Tiga pilihan balasan singkat yang sesuai dengan konteks email
- Respon yang lebih alami, misalnya “Sounds great, count me in” atau “Sorry, I can’t make it tomorrow”
- Teknologi deep neural network digunakan supaya balasannya terasa lebih variatif dan personal, bukan sekadar “Ya” atau “Tidak”.
4. Tabbed Inbox
Kalau inbox kamu terasa berantakan, Tabbed Inbox di Gmail bisa bantu merapikannya dengan membagi email jadi beberapa kategori:
- Primary
- Promotions
- Social
- Updates
- Forums
Dengan sistem ini, kamu bisa fokus dulu ke email yang penting. Kalau ada email yang masuk ke tab yang salah, kamu bisa langsung tarik ke tab yang benar supaya Gmail belajar dari kebiasaan kamu.
Teknologi ini pakai kombinasi machine learning dan algoritma heuristik, tanpa mengambil data pribadi pengguna tanpa izin.
5. Summary Cards
Beberapa email, seperti konfirmasi tiket pesawat atau bukti belanja online, kadang panjang dan penuh detail. Summary Cards otomatis menampilkan informasi penting di bagian atas email, seperti:
- Jadwal penerbangan
- Daftar belanjaan
- Rincian reservasi hotel atau restoran
Dengan fitur ini, kamu nggak perlu repot scroll panjang-panjang hanya buat cari informasi penting.
6. Nudging
Kadang karena sibuk, kita lupa membalas email penting. Fitur Nudging hadir buat bantu kamu tetap on track. Gmail akan:
- Mengingatkan kamu membalas email masuk yang belum ditanggapi
- Mengingatkan buat follow-up email yang sudah kamu kirim kalau belum dapat balasan dalam tiga hari
Dengan begitu, kamu bisa menjaga komunikasi tetap lancar tanpa perlu ingat-ingat semuanya sendiri.