Dell resmi menghidupkan kembali lini laptop XPS setelah sempat “menghilang” akibat perubahan nama produk pada 2025 lalu. Keputusan ini diumumkan di ajang CES 2026 dan langsung menarik perhatian, mengingat XPS selama ini dikenal sebagai seri laptop premium Dell yang punya banyak penggemar.
Kembalinya XPS ditandai dengan peluncuran XPS 14 dan XPS 16 versi terbaru. Keduanya hadir dengan desain yang lebih tipis, bobot lebih ringan, serta daya tahan baterai yang diklaim jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Untuk pertama kalinya, logo XPS kini tampil di bagian penutup laptop, menggantikan logo Dell yang biasa digunakan.
Perubahan penting lainnya adalah kembalinya tombol fungsi fisik. Dell akhirnya meninggalkan touch function row yang selama ini menuai kritik karena dianggap kurang praktis. Keyboard pada model terbaru ini juga dirancang ulang agar lebih nyaman dipakai, sekaligus lebih mudah diperbaiki.
Alasan Kembalinya Dell XPS
Sebelumnya, Dell sempat menghapus nama XPS dan menggantinya dengan penamaan baru seperti Dell Premium. Namun, perubahan tersebut justru membingungkan konsumen dan mendapat banyak kritik karena dianggap terlalu mirip dengan skema penamaan Apple.
Dell mengungkapkan bahwa meski nama XPS sempat dihentikan, minat konsumen terhadap lini ini tetap tinggi. Banyak pengguna masih mencari laptop XPS di internet dan di situs resmi Dell. Faktor inilah yang akhirnya mendorong perusahaan untuk mengembalikan merek XPS ke jajaran produk mereka.
Kini, XPS kembali diposisikan sebagai laptop konsumen kelas atas dengan desain minimalis, sementara lini Dell Pro difokuskan untuk segmen bisnis.
Desain Baru yang Lebih Mantap
XPS 14 dan XPS 16 versi 2026 benar-benar dirancang ulang dengan mendengarkan masukan pengguna. Keyboard kini kembali menggunakan tombol fisik standar dan bisa dilepas untuk memudahkan perbaikan. Kedalaman tombolnya juga dibuat sedikit lebih dalam agar pengalaman mengetik terasa lebih nyaman.
Touchpad kaca yang sebelumnya terlihat menyatu tanpa batas kini diberi garis halus, sehingga area aktifnya lebih mudah dikenali. Bodi laptop menggunakan desain unibody berbahan aluminium dan Corning Gorilla Glass, memberikan kesan premium sekaligus kokoh.
Keduanya akan hadir dalam warna Graphite, dengan opsi warna Shimmer yang akan menyusul di kemudian hari.
Lebih Tipis, Lebih Ringan, Lebih Tahan Lama
Dell juga merombak sistem pendinginan dengan kipas yang lebih besar namun lebih tipis. Hasilnya, XPS 14 dan XPS 16 kini memiliki ketebalan sekitar 0,58 inch, menjadikannya laptop Dell paling tipis di kelasnya.
XPS 14 memiliki bodi yang bahkan lebih ringkas dibanding MacBook Air 13 inch dan bobot mulai sekitar 3 pound. Sementara itu, XPS 16 juga jauh lebih ringan dari pendahulunya, dengan bobot awal sekitar 3,65 pound.
Untuk spesifikasi, kedua model ini dapat dikonfigurasi dengan prosesor Intel Core Ultra terbaru, grafis Intel Arc, RAM besar, dan penyimpanan SSD berkapasitas tinggi. Pilihan layar mencakup panel OLED touchscreen 2.8K atau layar LCD 2K yang mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz, yang membantu menghemat daya.
Dell mengklaim daya tahan baterainya sangat impresif. Untuk penggunaan tertentu, XPS terbaru disebut mampu bertahan lebih dari satu hari penuh dalam sekali pengisian daya, jauh melampaui generasi sebelumnya.
Baca Juga: Dell XPS 13 9350: Laptop Tipis dengan Fitur Canggih dan Baterai Tahan Lama
Harga dan Ketersediaan
Dell menyebutkan bahwa XPS 14 dan XPS 16 sudah mulai dijual dalam beberapa konfigurasi.
XPS 14 dibanderol mulai sekitar 2.049,99 dolar AS atau setara kurang lebih Rp32 jutaan. Sementara itu, XPS 16 dijual mulai 2.199,99 dolar AS, atau sekitar Rp34 jutaan. Dell juga berencana menghadirkan varian lain dengan harga di bawah 2.000 dolar AS, atau sekitar di bawah Rp31 jutaan, yang dijadwalkan meluncur pada Februari 2026.