ASUS akhirnya mengonfirmasi kehadiran kartu grafis premium terbarunya, ROG Matrix GeForce RTX 5090, yang dijadwalkan meluncur pada Desember 2025. Kartu grafis ini pertama kali diperkenalkan pada Agustus lalu dan menjadi salah satu versi paling bertenaga dari GPU flagship NVIDIA berbasis arsitektur Blackwell.
ROG Matrix RTX 5090 diposisikan sebagai kartu grafis kelas atas untuk pengguna ekstrem, mulai dari gamer profesional, kreator konten, hingga kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan. Dari sisi spesifikasi, kartu grafis ini dibekali memori 32GB GDDR7, yang menawarkan bandwidth sangat besar untuk menangani game modern, rendering 3D, hingga pemrosesan AI berat. Kecepatan boost clock mencapai 2.580 MHz, sementara dalam mode overclock bisa menyentuh 2.610 MHz.
Untuk performa inti, ROG Matrix RTX 5090 tetap mempertahankan konfigurasi standar RTX 5090, dengan 21.760 CUDA core serta kemampuan pemrosesan AI hingga 3.593 TOPS. Dengan spesifikasi ini, kartu grafis tersebut diyakini mampu menjalankan game AAA terbaru dalam resolusi tinggi dengan frame rate stabil, termasuk untuk kebutuhan ray tracing dan teknologi AI terkini dari NVIDIA.
Dari sisi desain, ASUS memberikan sentuhan visual yang cukup mencolok. ROG Matrix RTX 5090 hadir dengan aksen merah terang di berbagai sisi bodinya, memberikan kesan agresif sekaligus eksklusif. Seperti seri ROG Astral Edition, kartu grafis ini juga menggunakan konfigurasi empat kipas Axial Tech. Tiga kipas terpasang di bagian depan, sementara satu kipas tambahan berada di bagian belakang dengan sistem tarikan udara untuk membantu membuang panas lebih efektif.
Sistem pendinginan menjadi salah satu nilai jual utama kartu grafis ini. ASUS membekali ROG Matrix RTX 5090 dengan teknologi vapor chamber yang dipadukan dengan liquid metal berbahan dasar tembaga sebagai penghantar panas. Kombinasi ini diklaim mampu menjaga suhu GPU tetap stabil meski digunakan dalam beban kerja berat dalam waktu lama.
Tak hanya itu, kartu grafis ini juga dilengkapi panel LED bertuliskan “Matrix” yang dapat dikustomisasi melalui Aura Sync. Pengguna bisa menyesuaikan tampilan pencahayaan sesuai dengan tema setup PC mereka.
ASUS juga menyediakan fitur tambahan berupa BTF Graphics Card High-Power Adapter. Aksesori ini dipasang di bagian bawah kartu grafis dan memungkinkan suplai daya langsung dari motherboard tanpa kabel tambahan yang terlihat. Namun, fitur ini hanya bisa digunakan jika pengguna memakai motherboard ASUS dengan standar BTF khusus.
Untuk urusan harga, ASUS masih belum memberikan informasi resmi. Berdasarkan keterangan dalam siaran pers, harga ROG Matrix RTX 5090 akan diumumkan lebih dekat dengan tanggal peluncurannya di pasaran. Selain itu, ASUS juga berencana mengumumkan berbagai promo pre-order melalui akun Facebook dan Instagram resmi mereka.
Dengan spesifikasi ekstrem, desain eksklusif, serta sistem pendinginan canggih, ASUS ROG Matrix GeForce RTX 5090 diprediksi akan menjadi salah satu kartu grafis paling diburu oleh para enthusiast kelas atas. Kehadirannya di Malaysia pada Desember ini juga membuka kemungkinan ekspansi ke pasar Asia Tenggara lainnya dalam waktu yang tidak terlalu lama.