ASUS resmi menghadirkan ProArt GoPro Edition (PX13). Laptop convertible edisi terbatas ini sebelumnya mencuri perhatian saat debut di ajang Consumer Electronics Show 2026 dan berhasil meraih CES Innovation Award. Kehadirannya dirancang untuk memudahkan kreator konten dalam menjalani seluruh proses produksi, mulai dari pengambilan gambar hingga tahap editing akhir.
Perangkat ini merupakan hasil kolaborasi antara lini ProArt dari ASUS dan GoPro. Tujuannya jelas, yaitu menghadirkan solusi komputasi yang benar-benar mendukung ekosistem kamera aksi. Laptop ini diposisikan sebagai partner kerja di lapangan bagi para storyteller modern, khususnya mereka yang aktif membuat konten olahraga ekstrem, traveling, hingga produksi video profesional beresolusi tinggi.
Dari sisi desain, ProArt GoPro Edition tampil berbeda dibanding model ProArt lainnya. Bodinya mengusung pola yang terinspirasi dari karakter tangguh kamera aksi, lengkap dengan aksen biru khas GoPro. Identitas kolaborasi ini terasa kuat, sehingga tidak hanya menawarkan performa, tetapi juga tampilan yang merepresentasikan gaya hidup kreator outdoor.

Masuk ke sektor performa, laptop ini ditenagai prosesor AMD Ryzen™ AI Max+ 395 yang sudah dibekali NPU hingga 50 TOPS untuk kebutuhan pemrosesan AI. Dukungan memori terpadu LPDDR5X hingga 128GB membuatnya mampu menangani pengolahan video berat, termasuk file 4K dan bahkan 8K 360 derajat. Kapasitas memori besar ini memberikan keleluasaan saat melakukan color grading, rendering, hingga menjalankan efek berbasis AI tanpa hambatan berarti.
Keunggulan utama lainnya terletak pada integrasi perangkat lunak yang dirancang khusus untuk pengguna GoPro. Tersedia tombol khusus GoPro yang memungkinkan pengguna membuka GoPro Player secara instan tanpa perlu mencarinya secara manual. Fitur ini tentu mempercepat alur kerja, terutama ketika kreator harus segera meninjau hasil rekaman di lapangan.
Laptop ini juga dibekali aplikasi StoryCube, yang diklaim sebagai aplikasi AI Windows pertama dengan integrasi GoPro Cloud serta dukungan video 360 derajat. Melalui teknologi AI, StoryCube mampu mengelompokkan rekaman secara otomatis berdasarkan aktivitas, seperti bermain ski atau berselancar. Fitur ini membantu pengguna menemukan klip tertentu dengan lebih cepat, sehingga proses penyuntingan menjadi lebih efisien dan terstruktur.
Tidak hanya fokus pada perangkat keras dan software, ASUS juga memperhatikan pengalaman pengguna secara menyeluruh. Dalam paket penjualannya, ProArt GoPro Edition hadir sebagai Limited Creator Collection. Pengguna akan mendapatkan sleeve tangguh dengan desain khusus, kemasan eksklusif, ASUS Pen 3.0, serta langganan GoPro Premium+. Kombinasi ini membuat perangkat tidak hanya siap digunakan untuk produksi, tetapi juga memberikan nilai tambah sejak pertama kali dibuka.
Sejak diperkenalkan di CES 2026, laptop ini mendapat respons positif dari berbagai media dan kreator yang telah mencoba langsung. Banyak yang menyoroti kemampuannya dalam menangani kebutuhan editing video aksi yang kompleks, terutama untuk konten outdoor dengan resolusi tinggi.
Peluncuran di kawasan Nordik menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan kolaborasi ASUS dan GoPro. Meski begitu, kedua perusahaan menegaskan bahwa proyek ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja sama yang lebih luas di masa mendatang. Dengan kombinasi desain khas, performa AI yang kuat, serta integrasi ekosistem kamera aksi, ProArt GoPro Edition (PX13) diposisikan sebagai perangkat yang benar-benar dirancang untuk kreator yang bekerja tanpa batas lokasi.