Berbicara dengan chatbot AI terkadang terasa monoton, di mana Anda harus berulang kali memberi tahu bot tentang preferensi dan informasi pribadi Anda. Untuk mengatasi hal itu, OpenAI kini menghadirkan fitur “memori” untuk ChatGPT.
Fitur ini memungkinkan bot untuk mengingat informasi tentang Anda dan percakapan yang telah Anda miliki. Fitur ini bekerja dengan dua cara.
Pertama, Anda bisa memberi tahu ChatGPT tentang informasi spesifik tentang diri Anda, seperti kebiasaan menulis kode dalam bahasa tertentu atau informasi tentang keluarga Anda.
Misalnya, Anda dapat memberi tahu ChatGPT bahwa Anda selalu menggunakan bahasa JavaScript untuk menulis kode, atau bahwa nama bos Anda adalah Anna. Atau, ChatGPT dapat belajar informasi tentang Anda seiring waktu dari percakapan yang Anda miliki dengannya.
Seiring Anda bertanya dan mendapatkan jawaban dari bot, ChatGPT akan mencatat dan mempelajari detail-detail tentang Anda. Tujuan utamanya adalah membuat ChatGPT terasa lebih personal dan lebih pintar, tanpa perlu diingatkan setiap saat.
Setiap ChatGPT yang Anda gunakan akan memiliki ingatan tersendiri. Misalnya, jika Anda menggunakan Books ChatGPT, bot dapat mengingat buku-buku yang telah Anda baca atau genre yang Anda sukai.
Baca Juga: Lakukan Hal Ini Agar Lebih Aman Saat Menggunakan ChatGPT
Fitur memori ChatGPT bisa bermanfaat di banyak tempat, seperti dalam pembelajaran jangka panjang di Tutor Me atau dalam melacak kemajuan latihan di GymStreak. Meskipun fitur ini sangat berguna, tetapi juga memiliki potensi masalah privasi.
OpenAI menyatakan bahwa mereka akan menjaga pengguna dalam kendali atas informasi yang disimpan oleh ChatGPT, dan pengguna dapat meminta bot untuk melupakan informasi tertentu atau mematikan fitur ini sepenuhnya.
Jadi, Anda tetap memiliki kendali penuh atas apa yang ChatGPT ketahui tentang Anda. Untuk saat ini, fitur ini masih dalam tahap uji coba terbatas untuk sebagian pengguna. OpenAI berencana untuk terus mengembangkan fitur ini berdasarkan feedback dari pengguna.
Sumber: The Verge