Bagi kamu pencinta game jadul di Jakarta, Medan, Makassar, dan seluruh wilayah Indonesia, ada mainan baru yang lagi jadi pusat perhatian di tahun 2026 ini. Merek raksasa teknologi, Lenovo, kedapatan memajang perangkat genggam (handheld) retro bernama Lenovo G02 di situs resmi mereka di China.
Menariknya, konsol ini dibanderol dengan harga yang sangat ramah kantong, yaitu sekitar 63 dollar AS atau berkisar di Rp1 jutaan saja! Penasaran seperti apa ketangguhan mesin dan keunikan status dari konsol murah ini? Yuk, langsung kita bedah jeroannya!
1. Spesifikasi Mesin & Performa: Kuat Main Game Apa Saja?
Jangan ekspektasikan spesifikasi monster seperti Lenovo Legion Go ya. Sebagai konsol ramah kantong yang khusus dirancang untuk bernostalgia, Lenovo G02 membawa racikan dapur pacu yang disesuaikan untuk game-game klasik:
- Chipset: Rockchip RK3326
- Prosesor: CPU Quad-core Arm Cortex-A35 (kecepatan hingga 1,5 GHz)
- Grafis: GPU Mali-G31 MP2
- Memori & Storage: RAM 1 GB dengan penyimpanan internal 4 GB
Bisa main game apa saja? Dengan kombinasi hardware di atas, kamu bisa bernostalgia dengan lancar saat memainkan game-game retro legendaris dari era NES, SNES, Sega Genesis, hingga PlayStation 1 (PS1). Sistem operasi berbasis Linux 64-bit di dalamnya bahkan sudah mendukung lebih dari 30 emulator game.
Catatan Penting: Chipset RK3326 ini punya keterbatasan. Jadi, kalau kamu berniat memaksanya untuk memainkan platform yang lebih berat seperti Nintendo 64 atau PSP, kamu akan merasakan penurunan performa alias lagging.
2. Desain Klasik dengan Sentuhan Modern RGB
Secara tampilan, Lenovo G02 dibekali layar panel IPS berukuran 4,5 inci dengan resolusi 1.024 x 768 piksel. Uniknya, layar ini mempertahankan aspek rasio 4:3—sebuah format layar kotak yang umum digunakan pada game-game zaman dulu agar visualnya tidak terlihat melar.
Meskipun casing-nya menggunakan bodi plastik ringan dengan bobot total hanya 258 gram, tampilannya tidak terkesan murahan. Lenovo memberikan sentuhan modern berupa pencahayaan lampu RGB pada stik analognya, bersanding dengan jajaran tombol fisik khas konsol yang super lengkap.
Untuk menemani waktu santai kamu, konsol ini ditenagai oleh baterai berkapasitas 4.000 mAh. Sekali pengisian daya secara penuh diklaim mampu memberikan waktu bermain (screen-on time) hingga 6 jam nonstop.
3. Slot MicroSD Jumbo: Siap Tampung Ribuan Game
Mengingat memori internalnya yang hanya 4 GB, Lenovo memberikan solusi ekspansi yang sangat lega. Lenovo G02 menyediakan satu slot kartu microSD yang mendukung kapasitas hingga 1 TB.
Dengan ruang penyimpanan sejumbo itu, kamu bisa memasukkan ribuan koleksi file ROM game favoritmu dari berbagai konsol lawas tanpa perlu takut kehabisan ruang.
4. Status Produk: Kenapa Tidak Rilis Global?
Ada satu fakta unik yang wajib kamu tahu seputar kemunculan konsol ini. Lenovo G02 tidak pernah diumumkan secara resmi oleh Lenovo untuk pasar global. Mengapa bisa begitu?
Pihak Lenovo mengonfirmasi bahwa G02 merupakan hasil dari perjanjian lisensi merek regional yang khusus berlaku di wilayah China saja. Artinya, Lenovo global hanya meminjamkan nama merek mereka untuk dipasang pada produk white-label ini.
Oleh karena itu, Lenovo menegaskan bahwa standar, kontrol kualitas, dan saluran distribusi G02 bisa saja berbeda dari lini produk utama Lenovo (https://www.lenovo.com) yang biasa kamu temukan di toko resmi Indonesia.
Kesimpulan & Rivalitas di Kelas Rp1 Jutaan
Kehadiran Lenovo G02 tentu menjadi angin segar sekaligus alternatif baru yang sangat menarik di segmen konsol retro murah. Di kelas harga Rp1 jutaan ini, Lenovo G02 akan bersaing ketat dengan pemain lama seperti Anbernic RG40XXV yang mengusung konsep serupa namun umumnya dibanderol dengan harga sedikit lebih tinggi.
Kalau kamu tertarik untuk memilikinya, saat ini kamu harus membelinya lewat jalur impor atau pasar abu-abu (gray market) karena ketiadaan garansi resmi di Indonesia.