Setelah chip M5 lebih dulu hadir di MacBook Pro varian dasar pada Oktober 2025, Apple disebut siap melanjutkan pembaruan ke model yang lebih tinggi, termasuk MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max, serta MacBook Air dengan chip M5.
MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max
Apple dirumorkan akan menyegarkan lini MacBook Pro melalui kehadiran chip M5 Pro dan M5 Max pada awal 2026. Model ini akan melengkapi MacBook Pro 14 inci varian dasar dengan chip M5 yang sudah dirilis lebih dulu pada Oktober 2025.
Chip M5 dibangun menggunakan teknologi fabrikasi 3 nm generasi ketiga dari TSMC, yang menawarkan efisiensi daya lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Selain peningkatan pada prosesor, Apple juga disebut akan menghadirkan SSD dengan kecepatan lebih tinggi serta bandwidth memori yang lebih besar, sehingga kinerja keseluruhan terasa lebih responsif.
Dari sisi performa, M5 Pro dan M5 Max diperkirakan membawa peningkatan signifikan dibanding seri M4, baik untuk pemrosesan CPU, grafis, maupun AI. Ada pula rumor yang menyebut Apple menggunakan desain baru dengan pemisahan blok CPU dan GPU, yang memungkinkan konfigurasi performa lebih fleksibel sesuai kebutuhan pengguna.
Meski menawarkan peningkatan performa, desain MacBook Pro generasi ini diprediksi tidak mengalami perubahan besar. Apple disebut masih mempertahankan desain yang ada saat ini dan baru akan menghadirkan pembaruan desain menyeluruh pada MacBook Pro generasi M6 mendatang.
Jika harga tidak berubah, MacBook Pro M5 Pro 14 inci diperkirakan tetap dibanderol mulai USD 1.999, sementara versi 16 inci mulai USD 2.399. Untuk varian M5 Max, harganya bisa mencapai USD 3.499, tergantung ukuran layar dan konfigurasi yang dipilih.
MacBook Air M5: Lebih Irit dan Lebih Kencang
Selain lini Pro, MacBook Air juga diprediksi mendapatkan pembaruan melalui chip M5 pada 2026. Gambaran peningkatan performanya bisa dilihat dari hasil benchmark iPad Pro M5, yang menunjukkan peningkatan kinerja single-core dan multi-core sekitar 12 hingga 15 persen dibanding M4.
Di sisi grafis, performa GPU chip M5 diklaim melonjak hingga 36 persen. Meski demikian, Apple tampaknya tidak melakukan perubahan arsitektur besar, melainkan lebih fokus pada peningkatan clock speed dan efisiensi daya.
Pendekatan ini membuat peningkatan performa M5 terasa mirip dengan transisi dari M3 ke M4. Artinya, pengguna akan mendapatkan kinerja yang lebih stabil, konsumsi daya yang lebih efisien, suhu kerja yang lebih rendah, serta daya tahan baterai yang lebih baik.
Dari sisi desain, MacBook Air M5 diperkirakan masih mempertahankan tampilan yang sama seperti generasi sebelumnya, dengan bodi tipis, port MagSafe, dan bezel layar yang ramping. Seperti biasa, performa MacBook Air akan berada di bawah MacBook Pro karena tidak menggunakan sistem pendingin aktif.
Dengan rencana peluncuran MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max serta MacBook Air M5, tahun 2026 diprediksi menjadi fase penting bagi Apple dalam menyempurnakan performa MacBook tanpa banyak mengubah desain. Fokus utama Apple terlihat pada efisiensi daya, peningkatan grafis, dan kesiapan perangkat untuk kebutuhan AI di masa depan.