Nvidia secara resmi mengumumkan kehadiran GPU terbaru untuk laptop gaming, yaitu GeForce RTX 5060. Kartu grafis ini dirancang untuk menyasar segmen pasar menengah ke bawah, dan menurut Nvidia, hampir semua produsen laptop ternama akan merilis perangkat yang dilengkapi GPU ini.
Meskipun AMD terus mencoba meningkatkan pangsa pasarnya di industri GPU, dominasi Nvidia masih sangat kuat, khususnya di pasar laptop gaming. NVIDIA GeForce RTX 5060 akan menjadi pilihan yang lebih terjangkau dibandingkan varian kelas atas seperti RTX 5080 atau RTX 5090, yang biasa digunakan pada laptop gaming premium. Pengguna yang mencari laptop dengan kinerja grafis mumpuni namun memiliki anggaran terbatas bisa mempertimbangkan varian ini.
Secara nama, Nvidia tetap mempertahankan penyamaan antara GPU versi desktop dan laptop. Namun, seperti model sebelumnya, ada perbedaan spesifikasi teknis antara keduanya. RTX 5060 versi laptop tetap menggunakan chip GPU GB206 seperti pada versi desktop. Meski begitu, jumlah inti CUDA yang dimiliki lebih sedikit, yaitu 3.328 inti dibandingkan 3.840 pada versi desktop—selisih sekitar 512 inti.
Soal konsumsi daya, RTX 5060 laptop memiliki rentang TGP (Total Graphics Power) antara 45 watt hingga 100 watt, tergantung pada model dan pendinginan yang digunakan oleh masing-masing produsen. Selain itu, ada pula opsi Dynamic Boost sebesar 25 watt, sehingga daya maksimalnya bisa mencapai hingga 125 watt dalam kondisi tertentu. Ini memberikan fleksibilitas bagi produsen untuk menyesuaikan performa dan efisiensi daya berdasarkan desain perangkat.
Hingga saat ini, Nvidia belum memberikan informasi resmi terkait kapasitas VRAM pada versi laptop RTX 5060 ini. Namun, karena versi desktop-nya menggunakan 8GB memori GDDR7, besar kemungkinan versi laptop juga akan membawa kapasitas memori serupa.
Nvidia juga mengklaim bahwa laptop dengan RTX 5060 akan mulai tersedia dengan harga mulai dari USD 1.099 atau sekitar Rp17 juta-an (kurs saat ini). Jika benar, ini hanya sedikit lebih mahal dibandingkan laptop dengan RTX 4060 yang menyasar segmen pengguna serupa. Namun, dengan kehadiran merek-merek ternama seperti Razer, Asus, dan Alienware dalam daftar mitra, tidak menutup kemungkinan akan ada model dengan spesifikasi tinggi yang dijual dengan harga lebih mahal.
Peluncuran pertama laptop RTX 5060 dijadwalkan pada Mei 2025. Sementara itu, versi desktop dari RTX 5060 juga diperkirakan akan dirilis pada waktu yang sama. Pengguna yang ingin membangun PC gaming dengan anggaran terbatas maupun yang ingin membeli laptop gaming baru tentu akan menantikan kehadiran produk ini.
Bagi pengguna yang penasaran dengan performanya, sudah tersedia hasil uji awal dari versi RTX 5060 Ti—versi yang lebih bertenaga dibandingkan RTX 5060. Berdasarkan pengujian awal, performa RTX 5060 Ti cukup menjanjikan di segmen menengah, sehingga RTX 5060 pun diharapkan bisa memberikan nilai serupa bagi pengguna yang mencari keseimbangan antara harga dan performa.
Dengan kombinasi harga yang kompetitif dan dukungan dari berbagai produsen ternama, RTX 5060 diprediksi akan menjadi salah satu pilihan GPU laptop paling populer di tahun 2025. Pengguna di Indonesia pun dapat menantikan kehadiran resminya dalam waktu dekat.