HP baru saja memperkenalkan seri laptop bisnis terbaru mereka, EliteBook 8, yang menggantikan seri sebelumnya, EliteBook 800. Perubahan yang dihadirkan bukan hanya soal nama, tapi juga desain yang lebih modern, pilihan prosesor terbaru, serta peningkatan fitur yang mendukung produktivitas pengguna bisnis.
Salah satu hal menarik dari pembaruan ini adalah penggunaan sistem penamaan baru yang terkesan lebih sederhana, meskipun butuh waktu untuk membiasakan diri. Misalnya, penerus dari HP EliteBook 845 G11 kini dinamai HP EliteBook 8 G1a 14. Ada juga tambahan huruf pada penamaan, seperti “i” untuk model dengan prosesor Intel, dan “a” untuk AMD.
Untuk pilihan prosesor, HP EliteBook 8 menawarkan berbagai varian, mulai dari Intel Arrow Lake dan Lunar Lake untuk lini Intel, hingga AMD Kraken Point dan Strix Point di lini AMD. Jadi, pengguna bisa memilih spesifikasi yang sesuai kebutuhan kerja mereka, baik dari sisi performa maupun efisiensi daya.
Desain Modular, Mudah Diperbaiki
HP memberikan sentuhan baru pada desain EliteBook 8, dengan keyboard yang kini lebih mudah dilepas dan diganti. Tidak perlu lagi membongkar seluruh palmrest jika ada masalah pada keyboard, karena komponen ini sekarang dirancang lebih modular. Hal ini juga mempermudah pengguna yang ingin mengganti layout keyboard, misalnya ke versi lokal seperti Jepang atau Jerman.

Selain itu, jumlah port USB-C bertambah menjadi tiga, dengan dua port mendukung pengisian daya dari kedua sisi laptop. Port USB-A, HDMI, serta pembaca kartu pintar tetap tersedia, membuat laptop ini fleksibel untuk berbagai kebutuhan konektivitas. Modul internal seperti Wi-Fi, SSD, dan WWAN juga didesain dengan slot M.2, sehingga mudah di-upgrade atau diganti. Khusus varian berlayar 14 dan 16 inci, ada opsi slot RAM SO-DIMM yang memungkinkan pengguna menambah kapasitas memori.
Kapasitas Baterai Lebih Besar
HP juga meningkatkan kapasitas baterai di lini EliteBook 8. Model 13 inci kini dilengkapi baterai 62 Wh, naik dari sebelumnya 56 Wh. Untuk varian 16 inci, tersedia opsi baterai lebih besar hingga 77 Wh. Peningkatan ini membuat daya tahan baterai lebih lama, cocok untuk pekerja yang sering mobile tanpa harus sering mencari colokan listrik.
Di sektor layar, HP masih mempertahankan panel WUXGA (1920 x 1200 piksel) dengan berbagai opsi tingkat kecerahan, seperti layar hemat daya 400 nits dan layar SureView 800 nits yang mendukung privasi. Varian 14 inci dan 16 inci juga punya opsi layar WQXGA (2560 x 1600 piksel) dengan cakupan warna 100% AdobeRGB dan DCI-P3. Namun, hingga saat ini, panel OLED belum tersedia di lini EliteBook 8.
Stylus Tersimpan di Dalam Bodi
Khusus model EliteBook 8 Flip, yang merupakan penerus EliteBook x360, HP menyematkan fitur stylus yang bisa disimpan langsung di dalam bodi laptop. Tidak lagi menempel secara magnetik di luar, pena digital ini kini punya tempat penyimpanan khusus yang lebih aman dan praktis. Fitur ini disebut HP sebagai “nested pen”, yang akan memudahkan pengguna yang sering bekerja dengan stylus.
Masih Sedikit Berat, Tapi Fungsional
Dibandingkan dengan kompetitor seperti Lenovo, EliteBook 8 memang masih terasa agak berat. Model 13 inci berbobot sekitar 1,3 kg, model 14 inci 1,4 kg, dan model 16 inci mencapai 1,7 kg. Penggunaan material aluminium menjadi salah satu alasan mengapa bobotnya lebih tinggi dibanding laptop berbahan magnesium atau karbon.
Namun, bobot tersebut diimbangi dengan kelengkapan fitur konektivitas, termasuk opsi 5G, Wi-Fi 7, port HDMI, dan pembaca kartu pintar. Kamera 5 MP juga tersedia untuk kebutuhan video conference dengan kualitas gambar yang lebih jernih. Semua ini menjadikan HP EliteBook 8 sebagai laptop bisnis yang tangguh dan siap mendukung produktivitas di berbagai situasi kerja.