Belakangan ini, laptop produksi PT. Goldwin Tritama Internasional, yaitu Goldwin GAVIN01, menjadi topik perbincangan hangat di kalangan netizen Indonesia. Bukan karena keunggulannya, melainkan kritik tajam terkait harga yang dianggap terlalu tinggi untuk spesifikasi yang dianggap “biasa saja.” Harganya yang mencapai angka fantastis ini membuat banyak orang merasa kurang puas dengan apa yang ditawarkan.
Spesifikasi Entry-Level pada Goldwin GAVIN01
Laptop dengan seri GAVIN01 – 15082560102-23G ini lebih cocok disebut perangkat entry-level. Ditenagai oleh prosesor Intel Core i5-1135G7 generasi ke-11 dengan kecepatan maksimal hingga 4,20 GHz dan cache sebesar 8MB, kinerja perangkat ini memang cukup untuk kebutuhan sehari-hari, namun tidak bisa dibilang unggul di kelasnya.
Dari sisi memori, laptop ini hadir dengan RAM 8GB, serta penyimpanan SSD 256GB yang dipadukan dengan HDD 1TB, memberi ruang cukup untuk data tetapi tetap tergolong standar.
Layar yang digunakan adalah panel 14 inci beresolusi Full HD (1920 x 1080 piksel). Sayangnya, detail tentang jenis panel atau fitur tambahan pada layar belum dijelaskan, yang biasanya bisa jadi nilai tambah untuk kenyamanan pengguna. Dari desain, pilihan warna yang tersedia hanyalah hitam dan abu-abu, memberikan kesan sederhana.
Harga yang Dinilai Terlalu Tinggi
Isu terbesar yang mencuri perhatian adalah harga laptop ini yang mencapai Rp28.000.000. Banyak yang merasa ini tidak sepadan, apalagi dengan spesifikasi yang masih dalam kategori dasar.
Sebagai perbandingan, laptop lokal seperti Axioo Pongo 760 V2 dengan prosesor Intel Core i7-13620H dan spesifikasi lebih tinggi hanya dihargai sekitar Rp15.999.000. Hal ini membuat banyak calon pembeli mempertanyakan nilai yang ditawarkan oleh Goldwin GAVIN01.
Tak hanya harga produk yang menjadi keluhan, tetapi juga biaya pengirimannya yang cukup menguras kantong. Ongkos kirimnya berada di rentang Rp1.400.000 hingga Rp8.800.000, tergantung daerah tujuan. Ini menambah beban bagi mereka yang sudah mempertimbangkan harga keseluruhan perangkat ini.
Sertifikasi TKDN dan Reaksi Netizen
Selain spesifikasi dan harga, status laptop ini di laman e-katalog yang tercantum “tanpa merek” juga mengundang diskusi. Meski demikian, Goldwin GAVIN01 telah mendapatkan sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dengan nilai total 40,24% (26,59% untuk TKDN dan 13,65% BMP). Meskipun ini menunjukkan upaya memenuhi standar lokal, banyak yang tetap merasa harganya tidak mencerminkan kualitas yang sebanding.
Dengan harga yang begitu tinggi namun spesifikasi yang tergolong entry-level, Goldwin GAVIN01 menjadi sorotan yang cukup panas di dunia maya. Mulai dari performa yang terbilang standar hingga biaya pengiriman yang mahal, banyak pihak menyarankan untuk mempertimbangkan alternatif lain yang lebih sepadan antara harga dan kualitas.